Feed aggregator

Kolaborasi Pemprov Babel, KKMD dan KAGAMA Buat Pantai Batu Ampar Jadi Rumah Ketem Remangok

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 15:34

BANGKA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Babel melakukan aksi penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan Pantai Batu Ampar, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Aksi kolaboratif pada Jumat (22/5/2026) itu menjadi langkah nyata dalam memulihkan ekosistem pesisir yang kritis akibat aktivitas masa lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Babel, Fery Afriyanto yang sebagai Ketua KAGAMA sekaligus Ketua KKMD Babel, menyoroti transformasi luar biasa di kawasan Pantai Batu Ampar.

Ia memaparkan bahwa sejak tahun 2019, upaya rehabilitasi telah menyentuh lahan seluas lebih dari 70 hektar di area tersebut. Kawasan yang dulunya merupakan lahan bekas tambang dengan kondisi lingkungan yang rusak parah, dengan kolaborasi Pemprov, KKMD dan KAGAMA Babel, kini telah kembali hijau dan membentuk ekosistem yang sehat.

"Hal ini sudah menghidupkan kembali ekosistem yang rusak menjadi ekosistem yang bermanfaat untuk lingkungan dan manusia. Substansi dan organisme yang ada di sini sudah kita beri ruang untuk aktif kembali. Hasilnya, biota-biota laut seperti ketam remangoh (kepiting) sudah kembali hadir, dan ini sudah barang tentu bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat," tegasnya.

Ia juga memberikan peringatan tegas mengenai ancaman nyata dari kerusakan pesisir jika dibiarkan tanpa intervensi. Mengambil contoh abrasi parah yang terjadi di Pantai Pasir Padi, ia mengajak seluruh elemen, termasuk kelompok alumni dari universitas lainnya yang ada di Bangka Belitung, untuk segera turun tangan dan berkolaborasi merapatkan kawasan mangrove yang masih renggang agar bencana ekologis serupa tidak terulang.

Sementara Gubernur Babel, Hidayat Arsani dalam sambutan tertulisnya disampaikan Pj Sekda Babel Fery Afriyanto, menaruh perhatian serius pada kelestarian wilayah pesisir dan laut yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di daerah kepulauan.

"Kerusakan ekosistem pesisir akan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama para nelayan. Oleh karena itu, upaya pelestarian tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi solid antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha," ungkapnya.

Hidayat Arsani juga menitipkan pesan krusial agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan menjadi pijakan komitmen jangka panjang. Menurutnya, bibit yang ditanam hari ini adalah wujud harapan dan warisan bagi generasi masa depan.

Upaya pelestarian kawasan ini juga digerakkan melalui sinergi strategis bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk.

Kepala BPDAS Baturusa Cerucuk, Eka Widiyastutik, mengungkapkan bahwa penanaman 2.000 bibit mangrove hari ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang jatuh pada 22 Mei.

Pihaknya menegaskan bahwa secara ekologis, ekosistem mangrove memiliki peran ganda yang luar biasa. Selain berfungsi sebagai benteng alami pencegah intrusi air laut, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon empat hingga lima kali lipat lebih besar dibandingkan hutan daratan, menjadikannya senjata utama dalam menghadapi krisis iklim global.

Turut menyempurnakan kolaborasi pentahelix dalam pelestarian alam tersebut, sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga mengambil peran aktif.

Kepala Kantor PT Jasa Raharja Kepulauan Bangka Belitung, Khawarij, menyampaikan bahwa pihaknya menyumbangkan 1.000 bibit mangrove dalam kegiatan tersebut melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Aksi ini merupakan bukti komitmen berkelanjutan dari Jasa Raharja untuk terus mendukung pelestarian alam pemerintah daerah, melengkapi aksi mereka sebelumnya yang telah menanam 5.000 bibit pohon kayu putih di kawasan Bukit Mangkol.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Disaksikan Gubernur Hidayat, HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas 2026 di Babel Diwarnai Aksi Ekstrem Bela Diri hingga Simulasi Kebakaran Skala Besar

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 05:15

​PANGKALPINANG  – Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-107, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, dan Satlinmas ke-64 tahun 2026 tingkat Provinsi Babel diwarnai aksi bela diri praktis yang ekstrem serta simulasi pemadaman kebakaran berskala besar.

Kegiatan kolaboratif ini dipusatkan di kompleks perkantoran Gubernur Babel, Kamis (21/05/2026). Selain Gubernur bersama istri, atraksi tersebut juga disaksikan unsur Forkopimda, Pejabat di lingkup Pemprov Babel, dan tamu undangan lainnya.

​Plh. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi, Reynaldi, menegaskan bahwa atraksi Satpol PP dan Damkar yang ditampilkan dalam perayaan HUT Pemadam Kebakaran ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64 ini merupakan unjuk kebolehan keterampilan, ketangkasan, dan kesiapsiagaan personel dalam melayani masyarakat.

​"Damkar dalam atraksi tadi mendemonstrasikan keahlian dan keberanian dalam memadamkan kebakaran, penyelamatan (vertical rescue), serta evakuasi hewan liar seperti ular. Sedangkan SatPol PP memperagakan ketangkasan fisik dan bela diri yang merupakan atraksi bela diri taktis yang sangat berguna dalam melaksanakan pengamanan dan menjaga ketertiban umum," ujar Reynaldi secara resmi di lokasi acara.

​Reynaldi menambahkan, seluruh atraksi yang ditampilkan menjadi simbol komitmen institusi untuk bersatu padu melayani dan hadir langsung di tengah masyarakat. Kegiatan atraksi tersebut merepresentasikan kesiapan fisik, mental, dan profesionalisme aparat dalam menjaga ketentraman dan perlindungan masyarakat.

​Pada peragaan ketangkasan fisik, di bawah koordinasi Kasi Operasional Satpol PP Babel Sarmadi dan dipimpin pelatih Ismei Jupandi, para personel menampilkan empat jurus praktis tunggal kosong, yaitu jurus kelit sapuan tumit ke dalam, kelit sapuan kaki ke luar, tangkapan harimau, dan tangkapan pendayung.

Personel juga menguji ketahanan fisik melalui aksi ekstrem berupa pematahan tebu, pemecahan genteng, hingga pembengkokan besi cor menggunakan leher yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

​Sementara itu, kesiapsiagaan operasional ditunjukkan oleh Tim Gabungan Pemadam Kebakaran dari Provinsi Babel, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah melalui simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran tabung gas elpiji yang meluas hingga membakar media minyak.

​Dalam operasi taktis ini, tim gabungan mengerahkan kekuatan penuh sebanyak lima armada, yang meliputi 1 unit Medium Pressure Pump (Damkar Babel), 1 unit Medium Pressure Pump (Kota Pangkalpinang), 1 unit Light Pressure Pump (Damkar Babel), 1 unit Fire Rescue (Kota Pangkalpinang), dan 1 unit Fire Rescue (Kabupaten Bangka). Operasi tersebut dipimpin langsung oleh 1 orang Komandan Peleton dengan menerjunkan 12 personel fire fighter, 4 personel fire rescue, 3 operator unit fire pump, dan 2 operator unit fire rescue.

​Pada skenario pertama, petugas mendemonstrasikan teknik penanganan awal gas bocor berapi secara individu, yakni teknik tiup, penutupan sumber bocor dengan jari, menutup ruang oksigen menggunakan ember, dan penggunaan kain basah.

​Ketegangan simulasi sempat meningkat saat asap hitam pekat mulai membubung tinggi akibat api yang menjalar ke media minyak, disertai informasi adanya satu petugas yang terjebak di dalam bangunan. Sebanyak 4 personel rescue langsung diterjunkan ke tempat kejadian dan berhasil mengevaluasi serta menyelamatkan korban keluar dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Ketika kobaran api semakin membesar, petugas langsung menerapkan teknik Fire Ground. Dengan memanfaatkan tirai air (water curtain) sebagai pelindung dari radiasi panas, petugas bergerak mendorong api ke titik tersempit guna memutuskan ruang oksigen di udara bebas hingga padam total.

Sebagai penutup rangkaian simulasi, personel Damkar Kabupaten Bangka memperagakan keahlian khusus penjinakan ular liar secara aman dan profesional.

​Di penghujung acara, jajaran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Babel turut menyampaikan imbauan edukatif kepada masyarakat agar selalu responsif melaporkan kebakaran, memprioritaskan jalan bagi armada pemadam di jalan raya, serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan mandiri demi menjaga situasi ketentraman di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RusminiFotografer: RusminiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wakili Tujuh Kasat Pol PP, Yasa Sampaikan Terima Kasih dan Beri Penghargaan kepada Gubernur Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 04:38

PANGKALPINANG  — Mewakili rekan-rekan tujuh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasat Pol PP Kabupaten Belitung, Yasa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/05/2026).

Apresiasi ini sebagai bentuk penghormatan atas dukungan penuh yang diberikan oleh orang nomor satu di Bumi Serumpun Sebalai itu terhadap institusi penegak peraturan daerah (Perda).

​"Tugas kami di lapangan sebagai penegak Perda dan penjaga ketertiban umum bukanlah hal yang mudah. Namun, di bawah kepemimpinan dan pembinaan Bapak Gubernur, kami merasakan dukungan yang luar biasa," ujar Yasa.

​Menurut Yasa, Gubernur Hidayat Arsani bukan sekadar pimpinan administratif, melainkan sosok orang tua sekaligus pengayom yang memberikan arah, keberanian, dan perhatian nyata bagi eksistensi Satpol PP hingga ke tingkat Kabupaten/Kota.

​Ia menilai, kepedulian Gubernur terhadap penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas personel, hingga dukungan moril di setiap langkah tugas di lapangan telah berhasil membangkitkan kebanggaan serta marwah Satuan Polisi Pamong Praja di seluruh penjuru Bangka Belitung.

​Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih yang mendalam, dalam kesempatan tersebut, Yasa bersama para Kasat Pol PP se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menganugerahkan penghargaan khusus kepada Gubernur.

​"Izinkanlah kami mempersembahkan penghargaan ini kepada Bapak, sebagai Tokoh Pembina Utama Praja Wibawa se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tegas Yasa.

​Lebih lanjut, Yasa menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan simbol kesetiaan dan tekad bulat dari seluruh jajaran Satpol PP untuk terus bersinergi. Mereka berkomitmen tegak lurus mengawal kebijakan pemerintah daerah demi mewujudkan wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang tertib, aman, dan sejahtera.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RusminiFotografer: RusminiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan 2026, Dorong Minat Baca dan Literasi Masyarakat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 05/21/2026 - 23:58

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel, menggelar Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur, Kamis (21/5/2026) tersebut ditujukan untuk memperkuat standarisasi dan kualitas layanan perpustakaan di daerah, serta dibuka oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Asisten Administrasi Umum, Elius Gani.

Gubernur dalam sambutannya dibacakan Asisten Administrasi Umum, Elius menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

"Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat informasi, edukasi, inovasi, dan pengembangan pengetahuan bagi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut ditekankan bahwa akreditasi perpustakaan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa layanan perpustakaan dilaksanakan secara profesional, berkualitas, dan sesuai dengan standar nasional.

Pemprov Babel, katanya, mendukung penuh peningkatan mutu perpustakaan, baik di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, desa, maupun perpustakaan umum, agar mampu menjadi sarana pembelajaran yang inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat.

Gubernur juga menyoroti tantangan di era kiwari, di mana perpustakaan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Penguatan literasi digital, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam memajukan perpustakaan.

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel, Harpin, dalam laporannya memaparkan rincian kepesertaan sekaligus kompetensi narasumber yang dihadirkan. Sosialisasi dan advokasi ini diikuti oleh pengelola perpustakaan dari seluruh tingkat SMA, SMK, MA, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemprov Babel, serta perwakilan perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi.

Untuk memastikan para peserta mendapatkan pemahaman dan pendampingan yang komprehensif terkait standar akreditasi, Harpin menegaskan bahwa pihaknya secara khusus mendatangkan narasumber ahli secara langsung dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia.

Melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi ini, ditambahkannya, Pemprov Babel menaruh harapan besar agar para pengelola perpustakaan dapat memahami proses akreditasi secara baik, meningkatkan kapasitas pengelolaan, serta terus melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan.

“Tujuan jangka panjangnya adalah agar jumlah perpustakaan terakreditasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus meningkat, sehingga mampu mendorong peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat secara masif. Pesan khusus juga disampaikan kepada seluruh pustakawan dan pengelola perpustakaan agar terus meningkatkan dedikasi, kreativitas, dan semangat pelayanan,” imbuhnya.

 

Penulis: Idris Af

Fotografer/Videografer:  Jo Fandi/Royan

Editor: Ahmad

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Ketua TP PKK Babel Hadiri HUT Damkar, Tekankan Pentingnya Pelayanan Cepat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 05/21/2026 - 14:31

PANGKALPINANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran (Damkar) ke 107 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis 21 Mei 2026. 

Adapun perayaan HUT tersebut dilaksanakan bersama dengan HUT ke 76 Satuan Polisi Pamong Praja, dan HUT ke 64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat menyampaikan pentingnya pelayanan Damkar yang cepat dan tanggap dalam menjaga keselamatan masyarakat. Menurutnya, respons cepat petugas pemadam kebakaran sangat menentukan dalam meminimalisir kerugian saat terjadi kebakaran.

“Pelayanan Damkar adalah garda terdepan saat musibah kebakaran terjadi. Kecepatan dan kesiapsiagaan mereka sangat vital bagi keselamatan warga,” ujar Noni.

Ia menegaskan, sebagai mitra pemerintah, TP PKK Babel turut berperan aktif dalam mendukung program sosialisasi pengetahuan keselamatan keluarga. 

"Tujuannya, satu warga tidak panik buta saat kebakaran terjadi. Langkah nyatanya sudah berjalan. Para kader PKK di Babel telah beberapa kali mengikuti simulasi cara menggunakan APAR. Begitupun menangani kebakaran rumah tangga sebelum petugas datang seperti kasus yang sering terjadi yakni kebocoran tabung gas," jelasnya.

“Ke depan, melalui ulang tahun ini diharapkan sinergi antara PKK, Satpol PP, Damkar, Satlinmas semakin kuat. Sehingga pencegahan dan penanganan kebakaran di tingkat keluarga dan masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

FORBISDA 2026 Dibuka Gubernur, Ketum BPD HIPMI Harry Arsani Dorong Pengusaha Muda Andil Gerakkan Ekonomi Lokal

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/15/2026 - 20:22

PANGKALPINANG — Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggagas kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) 2026, bertema "Babel Berdaya : Kolaborasi Pengusaha Muda Membangun Ekonomi Daerah".

Kegiatan itu, dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani, di Ballroom Hotel Santika Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).

Ketua Umum (Ketum) BPD Hipmi Babel, Harry Ardianto Arsani, dalam sambutannya mengemukakan, FORBISDA 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Ia menuntut peran nyata dari seluruh pengurus cabang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal secara mandiri.

“FORBISDA bukan sekadar acara seremonial, di sini yang penting adalah Babel harus ikut andil dalam membangun ekonomi daerah. Kita tidak boleh jadi penonton saja, karena Babel ini sangat kaya,” tegas Harry.

Harry mengatakan, Babel memiliki berbagai potensi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga sumber daya alam yang melimpah. Oleh karenanya, Harry Arsani mendorong pengusaha muda yang tergabung di BPD HIPMI Babel, turut berperan serta dalam menggerakkan roda ekonomi lokal secara mandiri.

"Kita punya pertanian yang sangat luas. Kita punya perikanan yang sangat luas, kita juga punya sumber daya alam yang sangat melimpah. Tak hanya itu, Babel juga punya monasit, zirkon, silika dan lainnya. Kita harus menjadi tuan rumah untuk daerah kita sendiri,” tegasnya lagi.

Harry Arsani berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat melahirkan kolaborasi, investasi dan gagasan baru, yang dapat memberikan dampak nyata kepada masyarakat Negeri Serumpun Sebalai.

"Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk melangkah bersama, menuju Babel yang lebih maju, mandiri dan berdaya saing. Semoga acara ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi kemajuan daerah,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani, dalam sambutannya mengemukakan bahwa Forbisda 2026 merupakan wadah strategis bagi wirausahawan muda, dalam memperkuat sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika dan tantangan ekonomi yang terus berkembang,” ujar Gubernur Hidayat.

Oleh karenanya, Gubernur Hidayat dalam kesempatan itu mengajak seluruh pengurus dan anggota Hipmi, baik di BPD maupun di BPC, terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. "Mari kita bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Gubernur Hidayat berharap, melalui pelaksanaan Forbisda 2026, dapat menciptakan ide-ide kreatif serta membuka peluang usaha baru yang memberikan dampak positif bagi perekonomian Provinsi Kepulauan Babel.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Resmi Ditutup, Ini 3 Pasang Calon Paskibraka Lolos Seleksi Tingkat Provinsi Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/15/2026 - 20:05

PANGKALPINANG – Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat dan Provinsi Tahun 2026, Jumat (15/5/2026) resmi di tutup oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, diwakili Kepala Badan Kesbangpol Burhanuddin.

Dari pelaksanaan seleksi sejak 11 Mei 2026 lalu di Balai Nata Praja Kantor BKPSDM Babel itu, didapatkan 3 pasang calon Paskibraka yang lolos seleksi untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan akan mengikuti seleksi pemusatan pendidikan dan pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan untuk bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Adapun nama 3 pasang tersebut, untuk calon Paskibraka Putra terpilih Azam Fakhriansyah asal SMAN 2 Tanjung Pandan, Erviadianto dari SMAN 1 Belinyu, dan M. Furqoen Nul Hakim dari SMAN 1 Manggar.

Sementara untuk calon Paskibraka putri, terpilih Aisyah Saputri dari SMAN 1 Pulau Besar, Ayu Lisa Putri dari SMAN 1 Tanjung Pandan, dan Fira Haniyah dari SMAN 2 Pangkalpinang.

Gubernur dalam sambutannya disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Burhanuddin mengatakan, pelaksanaan seleksi calon Paskibraka bukan sekadar proses penjaringan peserta untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan RI.

“Namun lebih dari pada itu, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat kepemimpinan,” ujarnya.

Proses seleksi yang telah berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 11-15 Mei 2026 dikatakannya, diikuti oleh 55 peserta dan yang lolos sampai tahap akhir yakni 16 pasang dimana 3 pasang diantaranya dikirim ke pusat untuk mengikuti seleksi lebih lanjut.

“Dari 3 pasang ini nanti akan terpilih 1 pasang yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” sebutnya.

Sementara, perwakilan BPIP Devi Vijayanti Octavia mengungkapkan, selama proses seleksi penilaian dilakukan secara bertahap dan objektif oleh panitia pusat maupun daerah.

“Materi yang diujikan meliputi tes fisik, psikologi, wawasan kebangsaan, dan penilaian sikap. Kami ingin memastikan yang dikirim adalah yang terbaik secara karakter dan kemampuan,” pungkasnya.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

55 Putra-Putri Terbaik Babel Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi dan Pusat 2026, Ini Pesan Gubernur Hidayat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 05/11/2026 - 16:25

PANGKALPINANG — Sebanyak 55 putra-putri terbaik yang merupakan utusan dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengikuti tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan pusat tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel melalui Badan Kesbangpol Babel di Aula Natar Praja, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD), terhitung 11-15 Mei 2026 tersebut, dibuka secara resmi oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus Suryadi Yamani. 

Gubernur Hidayat dalam arahannya disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dalam keadaan sehat dan lancar.

Dikatakannya, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda yang nasionalis, disiplin, tangguh, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong. 

Ia menyebutkan, seluruh peserta yang hadir merupakan putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Babel yang telah melewati berbagai tahapan seleksi di daerah masing-masing.

“Kalian (peserta, red) harus bangga, karena telah dipercaya untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi ini,” ujarnya dihadapan peserta dan tamu undangan.

Seluruh peserta, Ia berpesan, agar menjaga sportivitas, disiplin, kesehatan, serta semangat juang selama proses seleksi berlangsung. Menurutnya, kemampuan terbaik harus ditunjukkan dengan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, kerja keras, dan rasa persaudaraan.

“Saya berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga sportivitas, disiplin, kesehatan, dan semangat juang selama proses seleksi berlangsung,” katanya.

Selain itu, Ia juga meminta tim seleksi dan panitia menjalankan proses seleksi secara objektif, transparan, profesional, dan akuntabel, agar nantinya terpilih anggota Paskibraka terbaik yang mampu mengemban tugas di tingkat provinsi maupun pusat.

Pemprov Babel, ditegaskannya, memberikan perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda. Generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme dan karakter kuat, menurutnya, merupakan modal penting dalam membangun daerah dan bangsa di masa depan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda Bangka Belitung yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.

Pembukaan seleksi Calon Paskibraka tingkat Provinsi Babel dan Pusat Tahun 2026 ditandai dengan penyematan Tanda Peserta sekeksi.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Masyarakat Buyan Kelumbi Antusias Ikuti Senam BERANI TP PKK Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/08/2026 - 20:26

BANGKA BARAT — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat melalui pelaksanaan Senam Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani) di Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (7/5/2026) kemarin.

Kegiatan senam tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Kunjungan Kerja TP-Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Kepulauan Babel dalam rangka Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.

Mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”.

Masyarakat Desa Buyan Kelumbi khususnya kaum ibu menyambut antusias dan mengikuti gerakan senam bersama yang diberi nama Senam BERANI.

Noni Hidayat mengatakan, Senam Berani hadir sebagai upaya mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga melalui gerakan yang sederhana dan mudah diikuti seluruh kalangan.

“Senam Bergerak Bersama Bunda Noni atau Senam Berani ini kami hadirkan untuk mengajak masyarakat gemar berolahraga dengan gerakan yang simpel dan sederhana, sehingga mudah dipraktikkan oleh siapa saja,” ujarnya.

Ia menuturkan, senam tersebut kembali digaungkan agar dapat diterapkan secara luas oleh ibu-ibu di seluruh wilayah Babel melalui peran kader TP-PKK dan kader Posyandu di daerah.

“Harapannya, para kader TP-PKK dapat menularkan gerakan-gerakan senam ini kepada kader-kader di daerah masing-masing, sehingga budaya hidup sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” harapnya.

Menurut Noni, menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik seperti senam sangat penting untuk meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga daya tahan, serta mencegah berbagai penyakit.

“Dengan tubuh yang sehat, masyarakat tentu dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Karena itu, kami ingin senam ini menjadi kebiasaan positif di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-Posyandu Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus dan Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman.

Hadir pula jajaran pengurus TP-Posyandu Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Barat, Kepala Desa Buyan Kelumbi, Camat Tempilang, serta masyarakat setempat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Dina Editor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Gelar Senam BERANI, Noni Hidayat: PKK Harus Jadi Ujung Tombak Memasyarakatkan Olahraga

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/08/2026 - 19:11

PANGKALPINANG – Ketua TP PKK Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani kembali melakukan aktifitas olahraga di pagi hari, dimulai dari bersepeda sejak pukul 6 pagi, dilanjutkan dengan berolahraga Senam Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (BERANI) beserta seluruh pengurus TP PKK, dan diakhiri dengan panen cabai bersama di Kebun PKK Cikar pekarangan Rumah Dinas Gubernur Babel. 

Senam yang dipimpin instruktur dari Dinsos PMD Babel, Jumat (8/5/2026) tersebut di awali dengan Senam Bedincak. Tampak Ketua PKK bersama pengurus melakukan gerakan demi gerakan dengan penuh semangat. 

Noni usai Senam BERANI mengatakan, Senam BERANI memang diciptakan guna memasyarakatkan olahraga dari keluarga ke masyarakat.

"Senam ini dirancang dengan gerakan sederhana agar bisa diikuti mulai anak-anak hingga lansia. Karena didalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat," ujarnya. 

Nama BERANI sendiri dipilih untuk memberi semangat agar semua kalangan bergerak aktif dimana saja bisa dilakukan. 

“Gerakannya sederhana, tidak butuh alat, dan bisa dilakukan di halaman rumah. Tujuan utamanya supaya olahraga tidak terasa berat, tapi jadi kebiasaan keluarga,” ujar Noni. 

Ia berharap, Senam BERANI disebarluaskan melalui jaringan PKK desa, kelurahan, dan dasawisma. Kader PKK akan dilatih sebagai instruktur lapangan yang bertugas mengajarkan senam ini ke kelompok PKK dusun, posyandu, dan arisan ibu-ibu.

“PKK harus jadi ujung tombak memasyarakatkan olahraga. Dimulai dari keluarga sendiri, lalu menyebar ke lingkungan. Kalau ibu sehat, anak ikut sehat, bapak juga termotivasi,” pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Ajak Warga Buyan Kelumbi Hidup Sehat dan Tingkatkan Kesiapsiagaan Tangani Kebakaran Rumah Tangga

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/08/2026 - 09:24

BANGKA BARAT — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani mengajak masyarakat Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran rumah tangga dan ancaman hewan liar.

Ajakan itu diwujudkan melalui kegiatan Senam Bergerak Bersama Bunda Noni (Berani) bersama masyarakat setempat, Kamis (7/5/2026).

“Kita semua harus menerapkan perilaku hidup sehat, karena dibalik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” kata Noni Hidayat.

Selain itu, kata Noni Hidayat, masyarakat juga mendapat sosialisasi penanganan kebakaran skala kecil dan edukasi evakuasi hewan liar dari petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Noni, edukasi tersebut penting agar masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar tidak panik saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan tempat tinggal.

“Sosialisasi ini penting agar masyarakat, khususnya ibu-ibu, tidak panik saat terjadi kebakaran skala kecil,” ujarnya.

Noni Hidayat menambahkan, pengetahuan tentang penanganan dan evakuasi hewan liar juga menjadi hal penting, terutama saat musim penghujan ketika interaksi warga dengan satwa liar seperti ular meningkat.

“Jika masyarakat memahami cara penanganannya, mereka bisa terhindar dari risiko tingkat lanjut yang kita semua tidak inginkan,” tutupnya.

Kegiatan itu merupakan rangkaian Kunjungan Kerja TP-Posyandu 6 SPM Provinsi Babel memperingati Hari Posyandu Nasional 2026, yang mengusung tema Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua TP-Posyandu Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, serta Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman.

Hadir pula jajaran pengurus TP-Posyandu Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Barat, Kepala Desa Buyan Kelumbi, Camat Tempilang, serta masyarakat setempat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Dina Editor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Harapkan Posyandu Flamboyan Harumkan Nama Babel di Kancah Nasional

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/08/2026 - 09:20

BANGKA BARAT — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, berharap Posyandu Flamboyan Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Bangka Barat, dapat mengharumkan nama Negeri Serumpun Sebalai di kancah nasional.

Yang mana, Posyandu Flamboyan Desa Buyan Kelumbi, diketahui akan mewakili Provinsi Kepulauan Babel, di lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Nasional tahun 2026, setelah sebelumnya sukses menjuarai ajang yang sama di tingkat provinsi.

Hal itu, disampaikan Noni Hidayat dalam sambutannya, saat mengunjungi posyandu tersebut, pada Kamis (7/5/2026).

“Kalau saya lihat, aspek 6 SPM di Posyandu Flamboyan ini terpenuhi. Karena itu mereka layak menjadi juara di tingkat provinsi,” kata Noni Hidayat.

Ia juga mengapresiasi dewan juri yang telah memberikan penilaian secara objektif dalam lomba Posyandu 6 SPM tingkat provinsi.

“Terima kasih kepada para dewan juri yang sudah memberikan penilaian dengan baik dan objektif. Nantinya Posyandu Flamboyan akan mewakili Babel di tingkat nasional. Semoga bisa mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menegaskan keberadaan posyandu tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

Ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi melalui kader posyandu. “Kalau ada anak putus sekolah atau rumah warga yang tidak layak huni, jangan sungkan melapor ke Posyandu. Nanti bersama-sama kita carikan solusi,” katanya.

Menurut Noni, setiap persoalan yang masuk akan ditindaklanjuti secara berjenjang. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak apabila penanganan membutuhkan dukungan tambahan.

“Kalau anggaran pemerintah terbatas, kita bisa bekerja sama dengan mitra atau stakeholder untuk membantu masyarakat,” ucapnya.

Pada kegiatan tersebut, Noni Hidayat menyerahkan bantuan berupa alat peraga edukatif untuk Posyandu Flamboyan. Selain itu, diserahkan juga bantuan untuk balita dan lansia dari Bank Sumsel Babel dan PT Sawindo Kencana.

Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda Kunjungan Kerja TP-Posyandu 6 SPM Provinsi Babel memperingati Hari Posyandu Nasional 2026, yang mengusung tema Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Turut mendampingi Noni Hidayat dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-Posyandu Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, serta Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman.

Hadir pula jajaran pengurus TP-Posyandu Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Barat, Kepala Desa Buyan Kelumbi, Camat Tempilang, serta masyarakat setempat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Dina Editor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Serahkan Bantuan Renovasi Rutilahu di Tempilang

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 05/07/2026 - 19:33

BANGKA BARAT — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyerahkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada penerima manfaat di Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (7/5/2026).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari program renovasi rumah warga yang bersumber dari dana CSR Bank Sumsel Babel.

Terdapat total tujuh rumah warga yang mendapat bantuan renovasi melalui program tersebut, dengan rincian dua rumah di Desa Buyan Kelumbi dan lima rumah di Desa Cupat, Kabupaten Bangka Barat.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat berharap bantuan renovasi rumah dapat membantu masyarakat memiliki hunian yang lebih layak, aman dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, jadi tempat tinggal yang nyaman, serta perantara dalam memperlancar rezeki bagi penerima dan keluarga,” ujar Noni Hidayat.

Noni Hidayat mengatakan, program renovasi Rutilahu merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.

Selain itu, kata Noni Hidayat, program ini juga merupakan bagian dari implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman & ketertiban umum (Trantibumlinmas), serta sosial.

Lebih lanjut menurut dia, rumah yang layak menjadi kebutuhan dasar yang penting dalam mendukung kesehatan, kenyamanan dan kesejahteraan keluarga.

Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dapat terus diperkuat agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat program sosial serupa.

“Kolaborasi seperti ini sangat baik dan semoga terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Ismail, salah satu penerima manfaat renovasi Rutilahu di Desa Buyan Kelumbi, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. 

Ismail sebelumnya tak pernah menyangka jika dirinya menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut, meskipun kondisi rumahnya sebelumnya memang sudah membutuhkan banyak perbaikan.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Ibu Noni Hidayat dan semua pihak yang sudah peduli dengan kondisi rumah kami. Semoga kebaikan ini dibalas Allah SWT,” tutur Ismail penuh syukur.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa beras kepada penerima manfaat program renovasi rutilahu.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari agenda Kunjungan Kerja TP-Posyandu 6 SPM Provinsi Kepulauan Babel Dalam Rangka Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini, yakni Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Ketua TP-Posyandu Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus dan Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman.

Hadir pula jajaran pengurus TP-Posyandu Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Barat, Kepala Desa Buyan Kelumbi, Camat Tempilang, serta masyarakat setempat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Dina Editor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Kunjungi PAUD Nurul Ikhsan Desa Buyan Kelumbi, Noni Hidayat Tekankan Tentang Pentingnya Literasi Sejak Dini

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 05/07/2026 - 17:11

BANGKA BARAT — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani mengunjungi PAUD Nurul Ikhsan, Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Dalam kunjungan Kamis (7/5/2026) tersebut, Noni Hidayat yang didampingi Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus disambut hangat para guru dan siswa, melalui penampilan tari sambut yang dibawakan anak-anak PAUD Nurul Ikhsan.

Di hadapan para siswa, Noni Hidayat memberikan motivasi agar anak-anak sejak dini membiasakan diri hidup disiplin, rajin belajar, serta menghormati orang tua dan guru.

Ia menekankan pentingnya literasi dan pembentukan karakter anak sejak usia dini. “Bunda hari ini datang bersilaturahmi. Ini pertama kali bunda datang ke PAUD Nurul Ikhsan ini. Anak-anak harus semangat belajarnya, makanlah makanan sehat dan bergizi, rajin ibadah, berbakti kepada orang tua, serta hormat kepada guru. Itu adalah salah satu jalan menuju kesuksesan,” ujar Noni Hidayat.

Noni Hidayat berharap, anak-anak PAUD Nurul Ikhsan tumbuh menjadi generasi unggul yang berkarakter baik serta sehat jasmani dan rohani, agar mampu berkontribusi bagi pembangunan Bangka Belitung di masa depan.

“Semoga anak-anak di sini tumbuh sehat, menjadi SDM unggul, serta memiliki akhlak dan ilmu yang baik, agar kelak menjadi generasi penerus terbaik Bangka Belitung,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Noni Hidayat juga mengajak para siswa mengenal berbagai jenis makanan sehat dan bergizi sebagai bagian dari edukasi pola hidup sehat sejak usia dini.

Noni Hidayat dan Evi Astura dalam kesempatan itu, melakukan peninjauan ke sejumlah ruang kelas yang ada di PAUD Nurul Ikhsan.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan berupa alat peraga edukatif dan alat tulis untuk mendukung proses belajar mengajar di PAUD Nurul Ikhsan.

Tak berhenti di situ, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke mobil perpustakaan keliling milik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. 

Sebagai Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat menegaskan pentingnya penguatan budaya membaca sejak usia dini.

Menurutnya, peningkatan minat baca anak menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.

“Pengayaan literasi wajib dilaksanakan sejak usia dini. Jika minat membaca anak meningkat dan kaya literasi, maka kualitas generasi penerus Bangka Belitung juga akan terus meningkat,” pungkasnya.

Dua kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari agenda Kunjungan Kerja TP-Posyandu 6 SPM Provinsi Kepulauan Babel Dalam Rangka Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini, yakni Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Dina Editor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Arsani Ajak Masyarakat Pesisir Terapkan Hidup Bersih dan Paham Risiko Bencana

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 05/06/2026 - 19:53

PANGKALPINANG – Hidup di wilayah pesisir punya tantangan tersendiri, mulai dari ancaman banjir rob, abrasi, ditambah risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih. 

Melihat kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung (Babel) bersinergi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Babel, memberikan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mitigasi bencana. 

Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Aset Kota, Pantai Pasir bertema "Melalui Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Kita Wujudkan Masyarakat Pesisir yang Tangguh Bencana Menuju Babel Berdaya", diikuti oleh warga yang umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan, Selasa (6/5/2026).

Pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Noni Hidayat Arsani menyampaikan, masyarakat pesisir hidup di antara dua ancaman yang datangnya tanpa peringatan, mulai dari banjir rob, cuaca ekstrem, sampah yang menumpuk, jamban yang tak jarang langsung ke aliran air dan kebiasaan lama yang dapat mengakibatkan diare, serta demam berdarah dengue (DBD). 

“Masalah terbesar PHBS di pesisir bukan tidak tahu, tapi sudah biasa. Bapak dan Ibu, kita tahu cuci tangan penting, tapi kadang air bersih sulit dan kebiasaan buang sampah ke muara sudah turun-temurun. Nah, kebiasaan ini sudah harus kita tinggalkan ya Bapak/Ibu. Karena, tumpukan sampah akan membawa penyakit bagi keluarga kita,” ujarnya. 

Lebih lanjut Noni menjelaskan, selain kesehatan lingkungan, dalam 10 program pokok PKK, selain kesehatan, kebutuhan lain yang mendesak yakni kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, hal ini tidak bisa menunggu banjir datang baru bergerak. Untuk itu, PKK akan turut memetakan keluarga rentan seperti lansia, ibu hamil, dan balita agar dapat prioritas evakuasi jika terjadi bencana.

“Sebagai mitra pemerintah yang paling dekat dengan sumur, dapur, dan kasur warga, kami PKK mengisi ruang kosong yang tidak terjangkau program formal. Mari kita bersama mengubah ibu rumah tangga jadi manajer risiko keluarga. Agar keluarga kita selamat,” pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Jo FandiEditor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

TP-PKK Babel Olah Ikan jadi Aneka Produk Bernilai Jual Tinggi, Noni Hidayat: Ibu Berdaya Keluarga Sejahtera

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 05/06/2026 - 06:52

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan, di Sekretariat PKK Babel, Selasa (5/5/2026).

Acara yang mengusung tema "Tingkatkan Kreativitas Ciptakan Olahan Ikan yang Inovatif dan Berdaya Saing" itu, diikuti seluruh pengurus TP-PKK Provinsi Babel.

Para peserta dibekali keterampilan mengolah ikan menjadi produk bernilai jual, yang tak hanya sehat, tapi juga berpeluang membuka pintu usaha rumahan.

Adapun bahan baku dalam pelatihan itu, disulap menjadi berbagai jenis empek-empek, tekwan, hingga produk olahan ikan lainnya yang bernilai jual tinggi.

Dalam kesempatan itu, peserta juga diajarkan sejumlah teknik pengolahan ikan, mulai dari takaran adonan ikan dan sagu yang pas, teknik perebusan, penggorengan, hingga teknik penyajian produk agar menarik.

Di pelatihan itu, Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani turun langsung membuat adonan bersama peserta lainnya. 

Noni Hidayat mengemukakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi program pokok PKK bidang pangan dan peningkatan ekonomi keluarga. 

“Melihat potensi sumber daya alam ikan yang melimpah bisa dibuat produk sehat, bergizi, tahan lama, dan laku dijual,” jelas Noni Hidayat.

Lebih lanjut menurut dia, pelatihan ini tidak berhenti di wajan dan dandang saja. 

Peserta, kata Noni Hidayat, juga dibekali tips hitung modal, pasang harga, hingga penjualan dengan sistem pre-order (PO) lewat WhatsApp dan medsos masing masing. 

“Tujuannya jelas menambah pendapatan keluarga dari bahan yang sudah tersedia di sekitar. Kalau ibunya berdaya, keluarganya pasti sejahtera,” ujarnya.

Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengapresiasi antusiasme peserta yang penuh semangat sejak awal sampai akhir. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa perempuan bisa berdaya, jika diberi kesempatan dan pendampingan. 

“Memotivasi warga, sudah menjadi tugas PKK sebagai mitra pemerintah. Oleh karenanya, para kader terus kami bekali dengan beragam keilmuan, agar bisa maksimal saat turun ke masyarakat," kata dia.

"Ada banyak potensi di Bangka Belitung, salah satunya ikan. Ketika keterampilan sudah kita berikan, maka para kader akan semakin percaya diri dalam mendampingi masyarakat, yang pada akhirnya akan memunculkan keberanian dalam memanfaatkan peluang,” pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Jo FandiEditor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

1.744 Calhaj Asal Babel Terbang ke Tanah Suci

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 05/04/2026 - 14:39

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel), kembali melepas calon jemaah haji (Calhaj) asal Negeri Serumpun Sebalai, yang berpusat di Gedung Asrama Haji, Komplek Perkantoran Gubernur Babel, Senin (4/5/2026).

Pelepasan calhaj berjumlah 192 orang pada pukul 10.20 WIB tersebut merupakan rombongan dari kelompok terbang (Kloter) 9, atau kloter terakhir dari Babel yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M.

Ketua panitia pemberangkatan jemaah haji Babel H.Fahrurrozi menuturkan, total jemaah haji Babel pada 2026 ini sebanyak 1074 orang, yang terbagi dalam 3 penerbangan melalui embarkasi Palembang, yakni kloter 7, 8, dan kloter 9.

"Total awal 1077 orang, namun 3 orang mutasi ke provinsi lain, jadi jemaah haji Babel tahun ini sebanyak 1074 orang," ujar Fahrurrozi di sela-sela pelepasan calhaj menuju Palembang, Sumatera Selatan.

Fahrurrozi mengungkapkan, kloter 7 dan kloter 8 sudah diberangkatkan lebih dulu pada 1 mei (Kloter 7) sebanyak 440 orang (Satu orang menunda keberangkatan), dan 4 orang petugas. Sedangkan kloter 8 yang berjumlah 444 orang diberangkatkan pada 2 Mei 2026.

"Kloter 9 adalah gabungan jemaah haji asal Babel dengan jemaah haji asal Sumatera Selatan. Kloter 9 asal Babel berjumlah 192 orang di berangkatkan dari bendara Depati Amir pukul 12.00 WIB. Kemudian, dari embarkasi Palembang menuju Mekkah pukul 17.15 WIB," katanya.

Fahrurrozi mengungkapkan rasa syukurnya, karena semua calhaj dalam keadaan sehat. Ia berharap para jemaah dapat terus menjaga kondisi kesehatan selama proses ibadah hingga kepulangan kembali ke Tanah Air.

"Semoga para jemaah haji kita selalu diberkahi kesehatan oleh Allah SWT hingga kepulangan nanti. Demikian juga sepulangnya menjadi haji yang mabrur/mabrurah," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Hasan AMFotografer: LulusEditor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat: Kita Harus Bangga dengan Bahasa Daerah

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sun, 05/03/2026 - 05:33

PANGKALPINANG — Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani menekankan, bahwa masyarakat, termasuk generasi muda, harus bangga dengan bahasa yang dimiliki. Karena menurut dia, bahasa merupakan identitas dari sebuah bangsa atau daerah.

Hal tersebut disampaikan Noni Hidayat usai menghadiri sekaligus menjadi dewan juri acara Puncak Pemilihan Duta Bahasa Babel, di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Sabtu (2/5/2026).

"Kita harus bangga dengan bahasa kita, apalagi bahasa daerah, jangan ragu untuk menggunakannya. Karena bahasa adalah identitas kita sebagai masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Babel," ujarnya.

"Kalau saya, berpegangan pada pepatah lama, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Sebagai contoh, meski saya bukan asli Babel, tapi selama saya disini saya terus mempelajari bahasa lokal," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dirinya juga kerap menggunakan bahasa daerah dalam kesehariannya, khususnya saat bertemu dengan masyarakat.

"Ketika saya di pasar misalnya. Saya juga kerap menggunakan bahasa lokal. Kita harus bangga, karena kita punya ragam bahasa dan budaya yang harus dikembangkan dan dilestarikan, karena itu semua adalah identitas dan jati diri kita," katanya.

Noni Hidayat juga mengajak masyarakat, khususnya kalangan remaja di Negeri Serumpun Sebalai, untuk terus meningkatkan minat baca dan mengembangkan literasi.

"Salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yakni mengajak generasi muda kita, khususnya para remaja, untuk terus meningkatkan minat baca dan mengembangkan literasi," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Yudhistira Editor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Jadi Juri Puncak Pemilihan Duta Bahasa Babel 2026, Noni Hidayat Ajak Generasi Muda Cintai Bahasa

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sun, 05/03/2026 - 05:30

PANGKALPINANG — Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, hadir sekaligus menjadi dewan juri pada Puncak Pemilihan Duta Bahasa Babel 2026 yang digelar di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Sabtu (2/5/2026).

Usai kegiatan, Noni menekankan tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan bahasa sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia mengajak generasi muda Babel untuk tidak hanya mencintai Bahasa Indonesia dan bahasa daerah, tetapi juga menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan global.

“Alhamdulillah hari ini saya hadir, sekaligus menjadi dewan juri dalam ajang Duta Bahasa Bangka Belitung 2026. Tadi juga telah terpilih Duta Bahasa yang baru,” ujarnya.

Menurut Noni, peran Duta Bahasa bukan sekadar simbolis, melainkan strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Para Duta Bahasa, kata Noni Hidayat, diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk bangga menggunakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta meningkatkan kompetensi bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.

“Tugas mereka tidak ringan, karena harus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda kita untuk mencintai bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun daerah, serta menguasai bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris,” katanya.

Untuk diketahui, Ajang Puncak Pemilihan Duta Bahasa Babel 2026 diikuti 10 pasang finalis, yang merupakan putra/putri terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Negeri Serumpun Sebalai.

Pasangan Muhammad Julio Erlangga dan Josephine Gloria Onggara dinobatkan sebagai pemenang I pada ajang itu, dan akan mewakili Babel dalam Ajang Pemilihan Duta Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta, pada bulan Agustus atau September 2026 mendatang.

Setelah melalui serangkaian tahapan penilaian, terpilih lima pasangan pemenang, yakni:

Pemenang I: Muhammad Julio Erlangga dan Josephine Gloria Onggara.

Pemenang II: Firwadi Astrolio dan Florentina Dwi Yulia;

Pemenang III: Ilham Maulana dan Azzura Syifana;

Pemenang IV: Marcelino Oktofian dan Khusnul Hotimah;

Pemenang V: Dani Akbar Chaniago dan Ermi Cahyati;

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Yudhistira Editor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Peringati Hardiknas, Ketua TP PKK Babel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Keluarga di Wisuda Santri IKPAH

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sat, 05/02/2026 - 19:50

PEMALI – Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, memberikan dukungan penuh pada rangkaian wisuda 200 santri TKQ/TPQ binaan Yayasan IKPAH Indonesia Angkatan XXVI, Sabtu (2/5/2026).

Mengawali agendanya sebelum puncak acara wisuda dimulai, Noni beserta rombongan terlebih dahulu meninjau langsung area asrama Ponpes Tunanetra 'Nurul A'Maa'.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Babel ini dibuat kagum dan memberikan apresiasi tinggi saat melihat kegigihan para santri disabilitas netra dalam menghafal ayat suci Al-Qur'an melalui sentuhan jari pada huruf Braille. Bagi Noni, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para santri tersebut adalah cerminan esensi sejati dari semangat Hari Pendidikan Nasional yang patut diteladani.

Beranjak ke Aula Pesantren untuk mengikuti jalannya prosesi wisuda, Noni hadir tak sekadar duduk sebagai tamu kehormatan. Ia turun langsung memandu prosesi pemindahan tali toga para santri dan menyerahkan penghargaan secara khusus kepada anak-anak yang berhasil meraih prestasi gemilang.

Keterlibatan aktif Noni dalam agenda ini merupakan wujud nyata implementasi 10 Program Pokok PKK, terutama pada Kelompok Kerja (Pokja) yang membidangi pendidikan dan pengamalan nilai-nilai karakter dalam keluarga. Menurutnya, momentum Hardiknas harus dimaknai sebagai penguatan fondasi moral anak sejak usia dini.

"Pendidikan karakter dan fondasi moral itu sejatinya bermula dari lingkungan keluarga. Wisuda hari ini menjadi bukti nyata keberhasilan keluarga dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup generasi penerus kita di Bangka Belitung," ungkap Noni di sela-sela acara.

Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua Yayasan IKPAH Indonesia, Riski Amelia, memaparkan bahwa wisuda angkatan ke-26 ini diikuti oleh santri dari 20 lembaga TKQ/TPQ se-Kabupaten Bangka. Ia menegaskan fokus yayasan dalam menjalankan misi sosial keagamaan yang inklusif.

"Kami berkomitmen memberantas buta aksara Al-Qur'an, baik untuk masyarakat awas melalui santri-santri ini, maupun lewat perjuangan teman-teman tunanetra di pesantren ini melalui media huruf Braille," tutur Riski.

Menutup rangkaian agendanya, Noni kembali berharap agar momentum Hardiknas ini dapat menginspirasi seluruh kader PKK di Bangka Belitung untuk terus bergerak aktif di tengah masyarakat. Ia berpesan agar keluarga senantiasa mengambil peran sebagai madrasah pertama dan benteng utama dalam mendidik anak-anak yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo FandiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages

Subscribe to Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral aggregator