Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Noni Hidayat Ajak Masyarakat Belitung Manfaatkan Layanan Posyandu 6 SPM
BELITUNG — Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini bertransformasi menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa, melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang menghadirkan berbagai layanan.
Adapun pelayanan yang dihadirkan Posyandu 6 SPM, mencakup kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Berkenaan dengan hal tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak masyarakat Babel, khususnya Kabupaten Belitung, memanfaatkan layanan posyandu, demi meningkatkan kualitas hidup keluarga.
"Masyarakat kini bisa memanfaatkan beragam layanan dasar yang ada di Posyandu 6 SPM," ucap Noni Hidayat, saat berkunjung sekaligus memberikan pembinaan di Posyandu Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa (30/6/2026).
Menurut dia, transformasi Posyandu menjadi 6 SPM merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Oleh karena itu, Noni Hidayat mengajak seluruh elemen memahami perubahan peran Posyandu, yang kini menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa.
"Sekarang Posyandu sudah berkembang, bukan lagi sekadar tempat imunisasi, mendapatkan vitamin atau menimbang atau memeriksakan balita dan saja," ujarnya.
Lebih lanjut, Noni menjelaskan, Posyandu juga dapat menjadi tempat masyarakat menyampaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar, mulai dari anak putus sekolah, warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pemerintah, hingga ketenteraman lingkungan.
"Data dari persoalan-persoalan yang terkumpul, akan diteruskan secara berjenjang ke instansi terkait, untuk ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat oleh pemerintah," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengingatkan seluruh kader posyandu tentang pentingnya tertib administrasi.
Menurut dia, kelengkapan administrasi tidak hanya menjadi bagian dari tata kelola organisasi, tetapi juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Posyandu, termasuk saat mengikuti berbagai perlombaan.
"Administrasi harus dipenuhi sesuai petunjuk teknis. Kalau administrasinya lengkap, akan lebih mudah memenuhi indikator penilaian dan meningkatkan kualitas Posyandu," pesannya.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu, meminta para kader Posyandu untuk tetap semangat memberikan dedikasi dan pelayanan terbaik ke masyarakat.
Ia berharap, semangat gotong royong dan pengabdian para kader Posyandu terus terjaga, demi mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas ke masyarakat.
"Mudah-mudahan ibu-ibu kader Posyandu mendapatkan amal jariyah karena telah banyak membantu masyarakat. Semoga keberadaan Posyandu benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga," harapnya.
Sementara itu, Sekretaris TP-Posyandu Kabupaten Belitung, Fahri, menyebut transformasi Posyandu 6 SPM merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, dan terintegrasi.
Menurutnya, Posyandu kini menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia.
"Tentunya keberhasilan transformasi Posyandu ini membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi teknis, hingga masyarakat," ucap Fahri.
Menutup pernyataannya, Fahri berharap pembinaan dari TP-Posyandu Babel dapat menjadi motivasi bagi kader Posyandu Desa Air Seruk, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi penilaian Posyandu tingkat provinsi.
Usai memberikan pembinaan, Noni Hidayat meninjau langsung pelayanan Posyandu Desa Air Seruk, menyapa para kader, ibu hamil, balita dan lansia yang hadir.
Selain itu, Noni Hidayat juga menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak desa setempat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Kegiatan ditutup dengan dialog bersama kader Posyandu dan masyarakat setempat sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam mewujudkan Posyandu yang semakin aktif, responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, melalui implementasi 6 SPM.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaProduk Lokal Beltim Dapat Perhatian Ketua TP PKK Noni Hidayat
BELITUNG TIMUR – Deretan stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang didalamnya menampilkan beraneka macam produk local daerah itu, menjadi salah satu perhatian Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, usai menutup rangkaian Roadshow Sunatan Massal TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Senin (29/6/2026).
Noni didampingi jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Beltim, berkeliling mengunjungi setiap stand yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya kader PKK. Mulai dari hasil kebun, olahan pangan, olahan buah dan sayuran, hingga minuman kesehatan dipamerkan sebagai wujud kreativitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Di setiap stan, Noni berdialog langsung dengan para kader mengenai proses pengolahan, pengemasan, hingga peluang pemasaran produk. Menurutnya, UP2K PKK merupakan pameran dan menjadi ruang bagi kader PKK untuk menghadirkan produk bernilai ekonomi yang mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
"Saya senang melihat setiap kecamatan memiliki produk unggulannya masing-masing. Potensi seperti ini harus terus didorong agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kalau bukan kita yang mencintai dan membeli produk lokal, siapa lagi," ujar Noni.
Sejumlah produk khas Beltim pun menarik perhatian Noni. Di antaranya terong asam, buah lokal yang selama ini menjadi pelengkap berbagai masakan khas Belitung karena cita rasa asam alaminya yakni kemilik atau gembili, umbi tradisional yang berpotensi menjadi alternatif pangan lokal, hingga keripik Malaysia yang telah lama dikenal sebagai salah satu camilan khas Beltim.
Tak hanya itu, ia juga membeli minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil/VCO), telur asin, serta berbagai minuman olahan lokal seperti jamu kunyit asam, jus nanas wortel, dan aneka minuman sehat berbahan baku hasil pertanian Belitung Timur.
Menurut Noni, keberagaman produk yang ditampilkan membuktikan bahwa setiap kecamatan memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Dengan inovasi, peningkatan kualitas, dan pengemasan yang baik, produk-produk tersebut diyakini mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Saya berharap produk-produk unggulan dari setiap kecamatan ini tidak hanya dipasarkan pada kegiatan seperti ini, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. PKK akan terus mendorong inovasi dan pemberdayaan agar produk lokal semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga," katanya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Noni membeli sejumlah produk dari beberapa stan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap karya kader PKK dan pelaku UMKM lokal.
Baginya, membeli produk lokal merupakan bentuk apresiasi atas kreativitas masyarakat sekaligus upaya mendorong agar produk-produk unggulan Beltim semakin berkembang dan memiliki daya saing.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/YoskaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaLewat Program Khitanan Massal, TP-PKK Babel Tebar Nilai Manfaat ke Masyarakat Hingga Rp500 Juta
BELITUNG TIMUR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengatakan biaya khitan secara mandiri di fasilitas kesehatan saat ini cukup tinggi, dapat mencapai jutaan rupiah per-anak.
Hal itu disampaikan Noni Hidayat, dalam sambutannya saat menutup rangkaian Khitanan Massal, yang merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026, di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (29/6/2026).
Menurut Noni Hidayat, saat ini masih banyak keluarga yang harus menunda mengkhitankan anak karena keterbatasan biaya.
Oleh karenanya, lanjut Noni Hidayat, dirinya bersama TP-PKK Babel, berinisiatif menghadirkan layanan khitan gratis agar lebih banyak anak dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
"Di tahun 2026 ini, target kami bisa mengkhitankan 500 anak di seluruh wilayah Babel," jelas Noni Hidayat.
Dari target itu, Noni Hidayat menyebut, nilai manfaat yang diberikan ke masyarakat Babel mencapai Rp 500 juta.
"Itu bukan sekadar angka, tetapi bantuan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Nilai manfaat tersebut, menurut Noni Hidayat, merupakan akumulasi layanan khitan gratis yang diberikan kepada masyarakat apabila dibandingkan dengan biaya khitan mandiri di fasilitas kesehatan.
"Di program ini setiap kabupaten dan kota memperoleh kuota sebanyak 50 peserta, sementara provinsi, 150 peserta, itu sebagai bentuk pemerataan layanan kesehatan ke masyarakat," tutupnya.
Untuk diketahui, selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan, perlengkapan sekolah dan uang saku, yang berasal dari hasil kolaborasi TP-PKK Babel bersama berbagai mitra.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaRoadshow Khitanan Masal TP-PKK Babel 2026 Ditutup di Beltim, Noni Hidayat: Terima Kasih Dukungan Semua Pihak
BELITUNG TIMUR — Roadshow Khitanan Massal Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2026, resmi ditutup di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (29/6/2026).
Sebelum digelar di Beltim, kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 itu, telah sukses digelar di Kantor Gubernur Babel, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Barat dan Belitung.
Yang mana, di tahun 2026 ini, TP-PKK Babel menargetkan program ini menjangkau 500 anak di seluruh wilayah Babel.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya secara khusus mengapresiasi TP-PKK daerah dan mitra yang telah mendukung suksesnya program ini.
"Ini merupakan tahun kedua pelaksanaan program ini. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, suksesnya penyelenggaraan program ini, baik itu TP-PKK di kabupaten dan kota, khususnya Beltim, hingga TP-PKK kecamatan dan desa yang telah aktif menjaring peserta," tutur Noni Hidayat.
"Terima kasih juga kepada para mitra yang telah membantu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak di Babel melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), di antaranya PT Timah Tbk, Angkasa Pura, dan BAZNAS. Tanpa kolaborasi semua pihak, program ini tidak akan berjalan seperti sekarang," sambungnya.
Lebih lanjut menurut Noni Hidayat, pelaksanaan program tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Noni Hidayat, khitan tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan syariat bagi anak laki-laki Muslim, tetapi juga memiliki manfaat penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan anak.
Karena itu, lanjut dia, TP-PKK Babel berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengapresiasi konsistensi TP-PKK Babrl dalam menyelenggarakan program sosial tersebut.
Menurutnya, khitanan massal menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata yang membantu masyarakat sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026.
Usai acara, Noni Hidayat didampingi jajaran pengurus TP-PKK Beltim meninjau langsung proses khitan massal. Ia menyapa satu per satu peserta dan orang tua yang hadir sembari memastikan pelayanan berjalan dengan baik.
Noni kemudian berkeliling mengunjungi stan TP PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur yang menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari aneka olahan pangan hingga kerajinan tangan.
Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat turut membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan nyata terhadap karya kader PKK sekaligus mendorong pengembangan UMKM lokal.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSenyum Lega Anak–anak Belitung Warnai Khitanan Massal TP PKK Babel, Noni Hidayat: Semangat Berbagi Tidak Boleh Berhenti!
BELITUNG — Senyum lega para orang tua berpadu dengan wajah-wajah polos anak-anak yang penuh keberanian, mewarnai pelaksanaan Khitanan Massal yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di Kabupaten Belitung, Senin (29/6/2026).
Di balik kegiatan sosial tersebut, tersimpan harapan besar agar semakin banyak anak mendapatkan akses layanan kesehatan sekaligus menunaikan salah satu tuntunan syariat dengan layak.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengaku bersyukur atas terselenggaranya program tersebut, yang kini memasuki tahun kedua.
"Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat melaksanakan sunatan massal. Bahkan sudah banyak orang tua yang bertanya apakah tahun depan kegiatan ini akan kembali digelar agar anak mereka juga bisa ikut. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat," tutur Noni Hidayat.
Bagi Noni, khitanan massal bukan sekadar membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak.
Karena itu, lanjut dia, kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anak laki-laki Muslim sebagai bagian dari pelaksanaan syariat, tetapi juga terbuka bagi anak-anak non-Muslim yang ingin mengikuti khitan demi alasan kesehatan dan kebersihan. “Di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi, semangat berbagi tidak boleh berhenti,” tegasnya.
Menurut dia, melalui sinergi multi pihak, terutama dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BAZNAS, Angkasa Pura dan sejumlah mitra lainnya, program tersebut tetap dapat berjalan dengan baik.
"Kalau kita bergandengan tangan, Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus bisa dilaksanakan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, sehingga manfaat program ini benar-benar terasa di masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Belitung, Syamsir, mengapresiasi inisiatif TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang secara konsisten menghadirkan program sosial tersebut selama dua tahun berturut-turut.
Syamsir menilai, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
"Program seperti ini benar-benar meringankan beban masyarakat. Harapan kami tentu dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya," ungkap Syamsir.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah, mengaku antisiasme masyarakat setempat dalam mengikuti Khitanan Massal gagasan TP-PKK Babel tersebut sangat tinggi.
"Kuota peserta terpenuhi lebih cepat dari perkiraan, sehingga sebagian calon peserta harus dijadwalkan pada pelaksanaan berikutnya," tutup Firmansyah.
Untuk diketahui, Program Khitanan Massal TP-PKK Babel tahun ini menargetkan 500 anak yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-Babel.
Meskipun setiap daerah awalnya memperoleh kuota 50 peserta, beberapa wilayah mampu melampaui target, karena tingginya minat masyarakat.
Adapun di Kabupaten Belitung, kegiatan tersebut diikuti 50 anak, dari berbagai kecamatan, yang tersebar di kabupaten setempat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin, TP-PKK Babel menyerahkan piagam penghargaan ke TP-PKK Kabupaten Belitung.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan biaya pendidikan secara simbolis kepada siswa-siswi dan foto bersama dengan perwakilan warga penerima manfaat.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Akhiri Aksi Sosial di Bangka Barat, TP PKK Provinsi Siap Lanjutkan Semarak HKG ke Belitung dan Belitung Timur
BANGKA BARAT – Setelah Provinsi, Kota Pangkalpinang, Bangka Tengah, Bangka, dan Bangka Selatan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengakhiri aksi sosial dan lingkungan dalam memperingati rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 PKK Tahun 2026 Pulau Bangka di Kabupaten Bangka Barat.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Ketua TP PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat yang memimpin langsung aksi pada Jumat (26/6/2026) tersebut, menyadari bahwa PKK harus hadir sebagai pelopor perubahan dengan melakukan gerakan yang menyentuh akar permasalahan masyarakat.
"Sejalan dengan tema HKG PKK ke-54, yaitu ‘Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Astacita, Wujudkan Indonesia Emas 2045’, kegiatan ini menjadi bukti nyata andil PKK di tengah masyarakat,” ucap Noni dalam sambutannya.
Program yang digerakkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) 3 TP PKK Babel itu mengusung tema “Deklarasi Pemilahan Sampah, Pembinaan Pengolahan Sampah, serta Bantuan Tong Sampah Kepada Desa Air Limau, Desa Pelangas, dan Desa Rambat Kabupaten Bangka Barat”.
Bersama narasumber ahli, TP PKK Babel memberikan edukasi terkait pengolahan sampah, khususnya sampah yang dihasilkan dari rumah tangga.
Hal ini merupakan langkah konkret TP PKK Babel untuk mengubah pola pikir warga agar tidak lagi melihat sampah sekadar sebagai kotoran yang tidak berguna, melainkan sebagai potensi ekonomi sirkular yang bernilai jual jika dikelola dengan bijak.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani, dalam sambutan yang diwakili oleh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rambat Air Menduyung, Melyadi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiasi komitmen lingkungan tersebut dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menegaskan, persoalan sampah ini telah menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama melalui kolaborasi lintas sektor.
"Deklarasi pemilahan sampah dan pembinaan pengelolaan sampah yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah positif untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkunga,” ujar Melyadi.
Ia melanjutkan, Pemprov Babel berharap dengan adanya pembinaan dan bantuan tong sampah yang diberikan kepada Desa Air Limau, Desa Pelangas, dan Desa Rambat dapat dimanfaatkan dengan baik serta menjadi pemicu tumbuhnya budaya memilah serta mengelola sampah langsung dari sumbernya.
Sinergi tersebut diperkuat oleh arahan Ketua TP PKK Noni yang menegaskan penanganan sampah memerlukan tindakan nyata yang dimulai dari lingkup terkecil.
"Sampah saat ini, sudah menjadi isu nasional yang cukup meresahkan. Kita harus membina masyarakat untuk segera mengantisipasi, terutama sampah rumah tangga. Bagaimana caranya agar sampah ini bisa kita kelola karena ternyata ada nilai ekonomisnya jika kita mau mengubahnya," ujar Noni dengan tegas.
Lebih lanjut, Ketua TP PKK Noni juga menjelaskan berbagai metode pengolahan sampah yang dapat dipraktikkan oleh ibu-ibu rumah tangga. Ia mencontohkan, pentingnya melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik sejak dari dapur.
"Sampah sisa makanan dan organik dapat diolah menjadi pupuk kompos atau dikembangkan menjadi eco-enzyme yang kaya manfaat untuk kebutuhan rumah tangga. Sementara itu, sampah plastik dan anorganik dipilah agar dapat didaur ulang kembali menjadi barang bernilai guna,” lanjutnya.
Ketua TP PKK Noni turut mengingatkan para kader PKK, bahwa peran PKK adalah sebagai ujung tombak edukasi. Kader PKK diminta harus memahami terlebih dahulu permasalahan dan solusi yang tersedia.
"Sebagai kader PKK, Saya mengajak mari kita belajar sama-sama bagaimana sebaiknya pengolahan sampah ini supaya bisa didaur ulang kembali. Sebelum ibu-ibu mengedukasi masyarakat luas, kita sendiri harus paham dan menguasai ilmunya terlebih dahulu," tambahnya.
Ia meminta para peserta untuk memanfaatkan kehadiran Pokja 3 dan narasumber dengan bertanya sedetail mungkin.
Khitanan Massal dan Santunan
Selain fokus pada lingkungan, rangkaian acara HKG ke-54 di Bangka Barat ini juga diisi dengan aksi sosial kemanusiaan dengan mengusung tema "Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni”, yakni khitanan massal dan santunan kepada 50 anak di Kabupaten Bangka Barat.
“Program ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua dan menjamin hak kesehatan anak. Selain itu, PKK juga melaksanakan donor darah sebagai misi kemanusiaan menyuplai kantong darah bagi yang membutuhkan, Bimbingan Teknis Kesehatan keluarga kepada para kader PKK di Pokja 4, serta Gelar Produk UP2K-UMKM lokal guna mendorong perekonomian keluarga serta mendorong produk kader PKK agar naik kelas,” jelas Ketua TP PKK Noni.
Fadil, anak berumur 10 tahun yang datang bersama ayahnya, Hamit, mengaku senang sudah berkhitan karena mendapatkan banyak hadiah, mulai dari tas, alat tulis, hingga uang. Hamit selaku orang tua juga mengucapkan terima kasih atas adanya program ini.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur atas program ini, kami merasa sangat terbantu. Ketika kami mendengar ada acara Khitanan Massal ini, kami langsung mendaftarkan anak kami,” tutur Hamit kepada tim.
Di akhir acara, Ketua TP PKK Noni menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran perangkat daerah, panitia lokal, kader PKK, para donatur, serta tim medis yang telah berkolaborasi aktif demi menyukseskan gerakan perubahan yang menyentuh akar permasalahan masyarakat ini.
Menutup rangkaian semarak HKG di Pulau Bangka, TP PKK Provinsi Babel, kata Noni Hidayat, kini bersiap melanjutkan fokus gerakan ke wilayah kepulauan berikutnya.
Dijadwalkan, seluruh rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan menyemarakan HKG ke-54 akan lanjut ke Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur pada tanggal 29 Juni 2026 mendatang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: RoyanFotografer: DinaEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaDukung Peningkatan Ekonomi Keluarga, Noni Hidayat Borong Produk UMKM di Stand UP2K Bangka
BANGKA – Dukungan terhadap peningkatan ekonomi keluarga kembali ditunjukkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani.
Saat berkunjung ke stand pameran produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) TP-PKK Kabupaten Bangka, Noni Hidayat memborong sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang dipasarkan di Gedung Pertemuan GRHA Maras, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (25/6/2026).
Stand tersebut dikelola oleh TP-PKK tingkat kecamatan di bawah binaan TP-PKK Kabupaten Bangka, yang memamerkan berbagai macam produk hasil kreativitas masyarakat setempat.
Disela-sela kunjungannya, Noni Hidayat mengatakan, hal itu dilakukannya sebagai bentuk dukungan terhadap terhadap pelaku UMKM lokal dan langkah strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga.
"Hal ini juga menjadi salah satu langkah kami dalam memberikan ruang dan suntikan semangat kepada para pelaku UMKM, agar mereka terus berkarya," ujar Noni Hidayat.
"Dengan demikian, mereka juga akan semangat dalam meningkatkan kualitas produk serta mampu mengembangkan usahanya, sehingga berdampak bagi peningkatan ekonomi keluarga," sambung Noni.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk memajukan UMKM di wilayah masing-masing. Karena, lanjutnya, UMKM merupakan salah satu fondasi pembangunan masyarakat dan bangsa.
"UMKM merupakan salah satu fondasi pembangunan masyarakat dan bangsa. Ayo beli produk UMKM, dengan begitu, kita semua telah turut serta berperan dalam mendorong kemajuan ekonomi keluarga yang semakin kuat dan sejahtera," tukasnya.
Kegiatan tersebut, merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026. Tak hanya Gelar Produk UP2K, di hari dan tempat yang sama, turut diselenggarakan pula kegiatan Khitanan Masal Gratis, Bakti Sosial Donor Darah, hingga Pemberian Santunan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: FerdinanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Khitanan Massal di Bangka, Noni Hidayat Tekankan Penguatan Sinergi dengan Berbagai Pihak
BANGKA — Sebanyak 50 anak dari seluruh kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bangka, mengikuti Khitanan Masal Gratis, di Gedung Pertemuan GRHA Maras, Sungailiat, Bangka, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut, terlaksana berkat kolaborasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang bekerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Bangka.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini menjadi media penguat sinergi antar TP-PKK se-Babel, agar program PKK semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
"PKK akan terus bergerak mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui sinergi dengan semua komponen masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga," kata Noni Hidayat.
Noni Hidayat menyebut, selain mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK di bidang kesehatan dan kepedulian sosial, kegiatan khitanan massal menjadi salah satu wujud kepedulian PKK Babel dalam mendukung peningkatan kesehatan keluarga. "Semoga kegiatan ini bisa membuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh," harapnya.
Sementara itu, Ketua TP–PKK Kabupaten Bangka, Dini Harlina Fery Insani menyambut baik program ini.
Dini menuturkan, selain membantu keluarga mendapatkan layanan khitanan gratis, kegiatan ini juga menjadi implementasi sepuluh program pokok PKK, yang selaras dengan Asta Cita Presiden dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergitas antar TP–PKK se-Babel, maupun mitra-mitra PKK lainnya," tutup Dini Harlina.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026.
Tak hanya Khitanan Massal Gratis, turut dilaksanakan pula Pemberian Santunan, Bakti Sosial Donor Darah dan Gelar Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: FerdinanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSunatan Massal Gratis TP-PKK Babel 2026, Noni Hidayat Optimis Target Tercapai
BANGKA SELATAN — Sejak menahkodai Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, terus bergerak menginisiasi berbagai program yang mengedepankan sentuhan langsung ke masyarakat.
Salah satu dari sekian banyak program yang ditelurkannya, yakni Khitanan Massal dan Donor Darah, yang diketahui telah sukses digelar di empat lokasi di Babel, diantaranya di Kantor Gubernur, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan.
Berdasarkan catatan Tim Liputan Diskominfo Babel, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 itu, mengalami peningkatan peserta, khususnya saat dilaksanakan di tingkat kabupaten dan kota.
Noni Hidayat, yang dibincangi Tim Liputan Diskominfo Babel, di Toboali, pada Rabu (24/6/2026), tak menampik hal tersebut.
"Alhamdulillah, kegiatan Khitanan Massal yang diselenggarakan teman-teman TP-PKK Babel telah sukses digelar di empat lokasi. Lokasi Pertama dan Kedua, yakni di Sekretariat PKK Babel dan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang," jelas Noni Hidayat.
"Kemudian, lokasi ketiga di Aula Kantor Camat Namang Kabupaten Bangka Tengah dan hari ini, kegiatan Khitanan Massal ini digelar di Gedung Serba Guna Junjung Besaoh Toboali Kabupaten Bangka Selatan," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat merinci, di tingkat provinsi, kegiatan itu diikuti 118 peserta. Kemudian, lanjut dia, di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah, kegiatan tersebut masing-masing diikuti 57 peserta, sementara di Kabupaten Bangka Selatan diikuti 56 peserta.
Lebih lanjut dikatakan Noni Hidayat, secara keseluruhan pihaknya di tahun ini menargetkan kegiatan tersebut mampu menyentuh total 500 anak yang tersebar di seluruh wilayah Babel.
"Kuotanya, di tingkat provinsi 150 anak, sementara di kabupaten dan kota masing-masing kuotanya 50 anak. Jika dilihat, memang di tingkat provinsi kuotanya belum terpenuhi. Tapi jika dilihat dari jumlah peserta di kabupaten dan kota, semuanya meningkat," jarnya.
Noni Hidayat optimis target tersebut dapat tercapai, karena masih ada empat daerah yang akan menjadi lokasi pelaksanaan berikutnya, yakni Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur.
"Insya Allah, target besarnya akan terpenuhi, bahkan berpotensi melebihi, karena masih ada empat lokasi lagi yang belum melaksanakan kegiatan ini," sambungnya.
Saat ditanya terkait ada atau tidaknya kemungkinan penambahan kuota peserta di tahun depan, Noni Hidayat tak memungkiri hal tersebut, namun keputusan itu tetap harus diselaraskan dengan kemampuan daerah dan dukungan dari berbagai pihak.
"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Artinya, kegiatan ini menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden dan Visi Misi pak Gubernur," ujarnya.
"Soal penambahan kuota peserta, bisa saja dilakukan. Tapi, tetap harus disesuaikan dengan kemampuan kita. Semoga apa yang sudah dilaksanakan ini, bisa menjadi keberkahan dan ladang amal baik bagi kita semua, serta mendapat pahala dari Allah SWT," tukasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: SentosaEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Dukungan Visi Gubernur Sasar Basel, Animo Masyarakat Ikut Sunatan Massal TP-PKK Provinsi Babel Membludak
BANGKA SELATAN – Lokasi keempat pelaksanaan Khitanan Massal besutan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai langkah nyata mendukung visi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, kini menyasar anak-anak Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Junjung Besaoh, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Rabu (24/6/2026), animo warga yang mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut sunatan massal TP PKK Babel membludak.
Namun, lantaran keterbatasan kuota, akhirnya yang bisa ditampung dan mengikuti sunat gratis tersebut hanya 56 anak kurang mampu dari seluruh kecamatan, yang tersebar di Bumi Junjung Besaoh.
Didampingi para orang tua, mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu terbukti, sejak pukul 07.30 WIB pagi, peserta kegiatan mulai datang memadati lokasi acara.
Selain bersinergi dengan TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan, kegiatan tersebut turut didukung Baznas Babel, Bank Sumsel Babel, PT Swarna Nusa Sentosa, serta sejumlah pihak lainnya.
Rangkaian kegiatan bertajuk “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni” itu, merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026.
Ketua TP–PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut.
"Antusiasme masyarakat di setiap kabupaten sangat luar biasa, sehingga kuota yang telah kami siapkan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Noni Hidayat.
Tingginya animo masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut, lanjut dia, menjadi bukti nyata program-program sosial yang dilaksanakan PKK betul-betul dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
"Terima kasih kepada TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan dan pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Semoga apa yang telah dilakukan hari ini, menjadi amal ibadah, mendapatkan pahala, serta senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Tujuan kita jelas, yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP–PKK Bangka Selatan, Elizia Riza Herdavid, dalam sambutannya menjelaskan, khitanan massal diikuti pelajar mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), dengan rentang usia 5 hingga 13 tahun.
Elizia melanjutkan, selain khitanan massal, turut digelar juga aksi donor darah bersama PMI Kabupaten Bangka Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan serta upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Bumi Junjung Besaoh.
Elizia menambahkan, TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan, juga menggelar pameran produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.
Lebih lanjut menurut Elizia, kegiatan tersebut yang menjadi wadah para pelaku usaha binaan PKK, dalam mempromosikan dan memasarkan produk unggulan mereka, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Senada dengan Noni Hidayat, Elizia berharap manfaat kegiatan-kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan pula di PKK tingkat kecamatan.
"Semoga kegiatan-kegiaran ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Apresiasi dari Ketua TP–PKK Babel, Noni Hidayat, yang diterima langsung oleh Ketua TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat, Elizia Riza Herdavid, beserta rombongan, meninjau langsung proses Khitanan Massal. Noni Hidayat dalam kesempatan itu, membeli sejumlah produk UP2K TP–PKK di tenant yang tersedia di lokasi acara.
Tak lama berselang, Noni Hidayat didampingi Elizia Riza Herdavid beserta rombongan, bertolak menuju hutan kota dan peternakan madu kelulut Kabupaten Bangka Selatan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: SentosaEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaMomentum HKG PKK ke-54, TP-PKK Provinsi Babel Gelar Empat Kegiatan Sekaligus di Bangka Tengah
BANGKA TENGAH — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), betul-betul memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, dengan menggelar berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Di Kabupaten Bangka Tengah, TP-PKK Babel bersama TP-PKK kabupaten setempat, menggelar empat kegiatan sekaligus, yang berlangsung terpusat di Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (23/6/2026).
Adapun rangkaian kegiatan yang digelar saat itu, antara lain Khitanan Massal, Donor Darah, Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), hingga Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Dalam Kegiatan GKSTTB, dilakukan pembinaan dan pelatihan terkait pengelolaan administrasi kependudukan keluarga, agar tertib sejak dini.
Sementara, di kegiatan Pembinaan UP2K, dilakukan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi cairan serbaguna ramah llingkungan, yang bertajuk Pelatihan Eco Enzym.
Dengan dipandu narasumber yang kompeten dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel, para peserta pelatihan Eco Enzym tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Selain itu, dilaksanakan pula pembacaan Deklarasi Komitmen Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, yang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis tempat sampah organik dan non-organik oleh Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, yang diterima langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.
Menyoal Khitanan Massal, Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya memastikan bahwa kegiatan itu, akan berlanjut ke Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.
"Bangka Tengah, menjadi lokasi ketiga pelaksanan kegiatan ini. Alhamdulillah pelaksanaannya sukses, ada 50 anak hang ikut. Target besarnya 500 anak se-Babel bisa khitan gratis, bersih dan bahagia," ucap Noni Hidayat.
“Jadi di Bangka Tengah hari ini ada 4 menfaat sehat yang ditebar. Sunat anaknya beres, sampah di rumah jadi berkah, ekonomi keluarga meningkat, keluarga tangguh. TP-PKK garda terdepan keluarga sejahtera. Sehatkan anak, lingkungan, ekonomi dan wujudkan keluarga tangguh," sambungnya.
Noni Hidayat Terharu
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengaku terharu dengan antusiasme para masyarakat Kabupaten Bangka Tengah dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Antusias anak dan orang tua di sini membuat saya terharu. Ternyata memang masih banyak masyarakat kita, yang membutuhkan keringanan untuk membawa anak-anaknya khitan. Program ini harus jalan terus,” tegasnya.
"Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, mulai dari Baznas Babel, hingga pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota," tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Babel, Elius Gani, dalam sambutannya menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi kepada masyarakat.
“Semoga kegiatan Sunat Massal dan pembinaan lingkungan ini bermanfaat luas. Anak-anak kita sehat, keluarga tenang dan bumi kita terjaga,” ujarnya.
Senada, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dalam sambutannya menekankan tentang peran strategis PKK. Menurut dia, PKK bukan sekadar ibu-ibu yang hanya bertanggung jawab di dapur saja, melainkan garda terdepan untuk mewujudkan keluarga sejahtera.
"Dari khitan anak sampai pilah sampah di rumah, semua dimulai dari tangan PKK,” tutup Algafry.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Baznaz Babel Zulhadi, Camat Namang, Ketua TP-PKK Bangka Tengah Eva Algafry Rahman, serta sejumlah Pengurus TP-PKK Babel dan Kabupaten Bangka Tengah.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Ibnu/FloEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
PB Porprov VII Babel Matangkan Persiapan Lewat CdM Meeting II, 26 Cabor Siap Dipertandingkan
PANGKALPINANG — Panitia Besar (PB) Porprov Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Chef de Mission (CdM), di Kantor Gubernur Babel, Selasa (23/6/2026) siang, yang akan terlibat langsung dalam perhelatan akbar pada November 2026 mendatang.
Wakil Ketua Umum PB Porprov VII Babel, yang juga menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Babel, Wydia Kemalasari menyebut, CdM Meeting digelar untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak, dalam menghadapi event olahraga tingkat provinsi tersebut.
"Pertemuan ini juga dilaksanakan guna mematangkan kesiapan pelaksanaan Porprov VII Babel 2026, mulai dari panitia, peserta dari seluruh daerah, sarana prasarana, infrastruktur hingga administrasinya," jelas Wydia.
Lebih lanjut, Wydia mengungkapkan, Porprov VII Babel 2026 akan mempertandingkan 26 cabang olahraga (cabor). Para atlet dari seluruh kabupaten/kota se-Babel, lanjut Wydia, nantinya akan memperebutkan 359 medali emas, 359 medali perak dan 514 medali perunggu.
"Semoga seluruh pihak semakin solid, sehingga pelaksanaan Porprov VII Babel 2026 ini berjalan lancar dan sukses," harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Porprov VII Babel, Yan Megawandi menyebut masih terdapat beberapa kendala utama dalam pelaksanaan event olahraga tersebut, mulai dari penganggaran dan kesiapan venue pertandingan.
Namun, Yan menegaskan, seluruh pihak yang terlibat dalam event tersebut, terus melakukan penyempurnaan, melalui perencanaan yang terus dimatangkan dan koordinasi yang intens.
"Di CdM kedua ini, kita menyepakati beberapa hal yang akan dibahas lebih detail lagi ke depannya. Tadi sudah disepakati tentang berapa jumlah medali yang diperebutkan, cabang olahraga dan nomor yang dipertandingan. Kemudian, lokasi pertandingan (venue) juga terus dimantapkan," jelas Yan.
Yan melanjutkan, penentuan lokasi pertandingan masih terus disesuaikan, supaya lebih efektif dan efisien. Selain itu, lanjut Yan, penggunaan fasilitas olahraga yang tersedia, juga dipastikan saat pertemuan tadi.
“Tempat pelaksanaan di venue-venue sedang dimantapkan lagi. Misalnya ada dua GOR di satu kabupaten, mana yang paling efektif dan efisien penggunaannya,” terangnya.
Yan berharap, dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat dapat terus diberikan.
Ia juga berharap, para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik, guna mengharumkan nama daerah masing-masing.
"Semoga saat bertanding nanti, para atlet bisa menampilkan kemampuan terbaik mereka, untuk mengharumkan nama daerah masing-masing,” tutupnya.
Porprov VII Babel 2026 diketahui akan digelar di tiga kabupaten/kota, yakni Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah, pada 7-14 November 2026 mendatang.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pengurus PB Poprov VII baik dari lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun ekternal Pemprov Babel, Perwakilan Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) se-Babel, serta para Pengurus Cabor peserta Porprov VII Babel 2026.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKhitanan Massal Gratis TP-PKK Babel Wujudkan Mimpi Hamid jadi "Anak Saleh"
BANGKA TENGAH — Pagi itu, Selasa (23/6/2026), Aula Kantor Camat Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dipenuhi puluhan anak yang menunggu giliran untuk dikhitan.
Di antara mereka, berdiri seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Hamid. Dengan sarung yang disampirkan di pundaknya, Hamid sesekali menoleh ke arah peserta lain yang sedang menjalani proses khitan.
Raut wajah Hamid tampak tegang, tetapi rasa penasaran dan semangat lebih dominan terlihat dari sorot matanya. Hari itu menjadi momen yang telah lama ditunggu bocah asal Desa Belilik tersebut.
Keinginannya untuk berkhitan akhirnya terwujud, melalui program Khitanan Massal Gratis yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Babel bersama TP-PKK Bangka Tengah.
Bagi Hamid, khitan bukan sekadar tradisi. Ia ingin mengikuti jejak teman-temannya yang lebih dulu menjalani syariat sekaligus untuk memuwujudkan mimpinya menjadi “anak saleh”.
Saat ditanya Tim Liputan Diskominfo Babel apakah dirinya takut dikhitan, Hamid menjawab singkat, namun mantap. “Ndek takut (tidak takut),” ujarnya sambil tersenyum.
Disampingnya, ada sang ayah, Joe, yang tampak sibuk menyelesaikan proses pendaftaran. Joe mengaku lega karena akhirnya dapat memenuhi keinginan putranya.
Menurut Joe, informasi mengenai khitanan massal itu ia peroleh dari keluarganya. Tanpa berpikir panjang, ia langsung membawa Hamid untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Ade seperadik yang ngabar ku, kalo ade sunat massal gratis hari ne. Jadi ku bawalah Hamid ke sini, biar syariat e cepet terlaksana. (Ada saudara yang mengabari saya, ada khitan massal hari ini. Akhirnya saya bawa Hamid ke sini, supaya syariatnya cepat terlaksana),” kata Joe.
Lanjut Joe, program tersebut menjadi jawaban bagi banyak keluarga yang selama ini harus menunda khitan anak karena keterbatasan biaya. Joe mengakui, jika harus menunggu dana terkumpul sendiri, belum tentu Hamid bisa segera dikhitan.
“Alhamdulillah, berkat program ne, anakku pacak besunat gratis. Men nek nunggu nabung sendiri, dak tau kapan ok.(Alhamdulillah, berkat program ini, anak saya bisa berkhitan gratis. Kalo mau menabung sendiri, entah kapan),” tuturnya.
Rasa syukur Joe, juga disertai ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Makaseh Buk Noni Hidayat, Pak Gubernur, Pak Bupati, yang lah muet dan dukung acara ne. Berkat acara ne, masyarakat di Bangka Tengah ne dapet peluang yang sama. (Terima kasih Bu Noni Hidayat, Pak Gubernur, Pak Bupati, yang sudah membuat dan mendukung acara ini. Berkat acara ini, masyarakat Bangka Tengah ini mendapat leluang yang sama)," ucapnya.
Hamid bukan satu-satunya anak yang datang dengan semangat tinggi. Sebanyak 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah mengikuti kegiatan tersebut.
Di sudut lain ruangan, Arka tampak berkumpul bersama lima teman sekolahnya. Kehadiran teman-teman sebayanya membuat suasana menjadi lebih cair dan menyenangkan.
“Aok ramai. Ku ke sini kek kawan sekolah. Ade Faiz, Irfan, Abdi kek Septian. (Iya ramai. Saya ke sini bersama teman sekolah. Ada Faiz, Irfan, Abdi dan Septian),” kata Arka.
Seperti Hamid, Arka juga mengaku tidak takut menjalani khitan.
Sementara itu, salah satu warga Cambai, Fauzi, berharap kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahunnya.
"Kegiatan ini sangat membantu kami warga yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun," pungkasnya.
Untuk diketahui, Kabupaten Bangka Tengah ini menjadi lokasi ketiga pelaksanaan Khitanan Massal TP-PKK Babel, setelah sebelumnya digelar di tingkat provinsi dan Kota Pangkalpinang.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menargetkan program tersebut dapat menjangkau 500 anak di tujuh kabupaten dan kota se-Babel.
Bagi sebagian orang, khitan mungkin hanya proses medis yang berlangsung beberapa menit. Namun, bagi Hamid dan puluhan anak lainnya, hari itu menjadi langkah penting menuju kedewasaan sekaligus pemenuhan syariat yang selama ini mereka nantikan.
Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, program khitanan massal gratis tidak hanya membantu meringankan beban biaya keluarga, tetapi juga menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk mewujudkan impiannya menjadi pribadi yang lebih baik.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Ibnu/FloEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Inisiasi Ketua TP PKK Babel, 52 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di RSUD Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Tingginya biaya khitan di klinik yang bisa mencapai jutaan rupiah, menjadi alasan utama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat menebarkan solusi jitu bagi masyarakat.
Bekerja sama dengan TP-PKK Kota Pangkalpinang, kegiatan yang diinisiasi Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat, 52 anak dari berbagai kecamatan yang tersebar di Pangkalpinang mengikuti khitanan massal digelar secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, Senin (22/6/2026).
Selain sebagai solusi ekonomi bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026, sekaligus implementasi 10 program pokok PKK di masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya, Baznas Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, PT Swarna Nusa Sentosa dan PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Depati Amir.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyebut, terselenggaranya kegiatan ini, didasari oleh biaya khitan yang saat ini relatif tinggi.
"Kenapa khitanan massal? kalau khitan di klinik misalnya, biayanya bisa mencapai jutaan rupiah. Itu cukup tinggi. Dengan terlaksananya kegiatan ini, beban masyarakat menjadi ringan," ucap Noni Hidayat.
"2026 menjadi tahun kedua kami melaksanakan kegiatan ini. Untuk hari ini, kegiatan diselenggarakan di Provinsi Babel tempatnya di Sekretariat TPP PKK komplek Kantor Gubernur dan Kota Pangkalpinang dengan lokasi RSUD Depati Hamzah," ungkap Noni Hidayat.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menargetkan, kegiatan ini dapat menyentuh 500 anak se-Babel. Menurut dia, kegiatan yang diselenggarakan TP-PKK ini, selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Visi Misi Gubernur Babel, Hidayat Arsani.
"Sebagai mitra strategis pemerintah dan pelopor perubahan, PKK hadir dengan melakukan berbagai gerakan, yang menyentuh langsung ke akar permasalahan rakyat," tegasnya.
"Kegiatan Khitanan Massal tahun ini, target pesertanya 500 anak se-Babel. Setelah ini, kami akan roadshow untuk menyelenggarakan kegiatan ini di kabupaten-kabupaten lainnya di Babel," sambungnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang turut serta mensukseskan acara tersebut.
"Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah untuk kita semua. Terima kasih kepada TP-PKK Pangkalpinang beserta seluruh tim yang telah bekerja ekstra keras dalam mensukseskan acara ini," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pangkalpinang, Aisyah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitanan massal tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini meringankan pengeluaran keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang layak bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Biaya khitan sekarang cukup tinggi. Adanya program ini, sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga," ujar Aisyah.
"Apalagi dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Terima kasih Bunda Noni, Pak Gubernur, Bunda Susanti, Pak Wali Kota,” sambungnya.
Senada, Rahmat, orang tua peserta lainnya, berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Babel.
“Kegiatan ini gratis, anak kami juga dapat suvenir dan uang jajan. Masyarakat di kabupaten/kota lainnya di Babel, harus ikut. Mudah-mudahan ke depan pesertanya semakin banyak,” tutup Rahmat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Budi Yanto, Ketua TP-PKK Kota Pangkalpinang Susanti Saparudin, serta sejumlah pengurus TP-PKK Babel dan Kota Pangkalpinang.
Di kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan suvenir secara simbolis kepada perwakilan peserta Khitanan Massal, yang dilanjutkan dengan peninjauan proses pelaksanaan kegiatan oleh Noni Hidayat, yang didampingi Susanti Saparudin.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam apresiasi kepada TP-PKK Kota Pangkalpinang, atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Ibnu/DinaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaAnita: Terima Kasih Ibu Noni dan Pak Gubernur Anak Saya Dapat Khitanan Gratis!
PANGKALPINANG — Suasana penuh kebahagiaan terlihat dalam kegiatan khitanan massal gratis yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Sekretariat PKK Provinsi Babel, Senin (22/6/2026).
Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani mengatakan kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata kepedulian TP-PKK Babel dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Mengusung semangat pengabdian, kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang kesehatan, sosial, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.
“Kami hadir mewujudkan aksi nyata dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK dalam bidang kesehatan, sosial, lingkungan, ekonomi dan pendidikan. Termasuk aksi donor darah yang merupakan sebuah misi kemanusiaan yang sangat mulia,” ujar istri Gubernur Babel ini.
Menurut Noni, semangat HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk terus memperkuat peran PKK dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 117 anak mengikuti khitanan massal. Mereka datang dari berbagai wilayah dengan didampingi keluarga masing-masing.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, memenuhi area kegiatan dengan harapan anak-anak mereka mendapatkan pelayanan terbaik. Anak-anak tersebut juga menerima bingkisan dan lainnya sebagai bentuk perhatian dari TP PKK Babel.
Salah satu warga Pangkalpinang, Anita (35), sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengantarkan putranya, Azrha (7), untuk mengikuti sunatan massal.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Ibu Noni Hidayat dan Pak Gubernur Babel. Anak saya sudah disunat (khitan) tanpa dipungut biaya (gratis), serta mendapatkan bingkisan dan santunan. Semoga anak saya sehat dan menjadi anak yang soleh,” ungkap Anita.
Dalam kesempatan itu, koordinator sunatan massal yang juga selaku pengurus TP PKK Babel, drg. Suniti, menjelaskan kegiatan khitanan massal ini melibatkan 30 tenaga medis untuk memastikan pelayanan berjalan aman dan optimal.
“Kegiatan ini melibatkan tenaga medis mulai dari dokter dan tenaga perawat yang memiliki kompeten bersunat hingga tenaga farmasi. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar anak-anak merasa nyaman selama mengikuti proses khitan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, lanjut Sumiti, PKK Provinsi Babel akan terus memperkuat kepedulian melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ferdinan/ FarisEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKhitanan Massal Gratis HKG Ke-54 TP PKK Babel Sasar 500 Anak, Noni Hidayat Sebut Cermin Semangat Berbagi
PANGKALPINANG — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke -54, Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan kegiatan bakti sosial.
Salah satu kegiatan berupa khitanan massal gratis HKG TP PKK Babel yang dimulai Senin di Kantor Sekretariat TP PKK Babel, Senin (22/6/2026) itu, menyasar 500 anak se-Provinsi Babel.
Pelaksanaan kegiatan mengusung tema “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni” yang dihadiri Gubernur Babel Hidayat Arsani beserta Noni Hidayat Arsani dan para pengurus PKK serta undangan lainnya tersebut disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.
Menariknya, sebelum menjalani kegiatan proses khitan, anak-anak diberikan hiburan dengan pemutaran film kartun favorit yang menjadi salah satu cara efektif untuk mengalihkan perhatian anak, mengurangi rasa cemas, serta membantu menurunkan rasa takut selama mengikuti proses sunatan.
Pendekatan ramah anak ini membuat peserta lebih tenang dan menikmati rangkaian kegiatan. Setelah menjalani khitan, anak-anak juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan inisiasi PKK Babel terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dalam mendukung kesehatan dan kebersihan mereka.
“Khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian sosial, perhatian kita kepada anak-anak agar dapat tumbuh sehat sesuai syariat serta mendapatkan pemenuhan hak kesehatannya,” ujar Noni.
Noni menyebutkan, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya kepedulian sosial dan semangat berbagi antar sesama.
Menurutnya, kehadiran PKK selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan sosial, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Semoga anak-anak yang mengikuti khitanan massal ini menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan keluarga, daerah, serta bangsa di masa depan,” harapnya.
Istri Gubernur Babel tersebut juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur Babel, tim medis, Palang Merah Indonesia (PMI), seluruh jajaran panitia serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan sosial termasuk pihak sponsor diantaranya, Baznas Provinsi Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, PT Swarna Nusa Sentosa dan PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Depati Amir.
Noni berharap peringatan HKG PKK ke-54 ini, semakin memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan khitanan massal ini juga akan dilaksanakan secara berkelanjutan di kabupaten/kota se-Provinsi Babel, yakni pada 23 Juni 2026 di Bangka Tengah, 24 Juni 2026 di Bangka Selatan, 25 Juni 2026 di Bangka Induk, 26 Juni 2026 di Bangka Barat, serta 29 Juni 2026 di Belitung dan Belitung Timur.
Selain khitanan massal, rangkaian HKG PKK ke-54 juga diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat mulai dari donor darah, bimbingan teknis kesehatan, bimbingan teknis pengolahan sampah, serta pembinaan dan gelar produk UP2K/UMKM.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ferdinan/ FarisEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Pastikan SPMB SMA/SMK 2026 Berlangsung Transparan, Animo Jalur Afirmasi dan Prestasi Sangat Tinggi
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Dinas Pendidikan, memastikan Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Babel, berlangsung transparan dan berkeadilan
Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Saipul Bakhri, mengatakan, SPMB merupakan upaya pemerintah dalam memastikan pendidikan bermutu, dapat diakses oleh seluruh anak secara adil dan merata.
"Dinas Pendidikan menjalankan sistem ini secara jujur, akuntabel transparan dan berkeadilan. Kami berharap kepada orang tua murid dan anak-anak untuk yakin dengan proses yang dilakukan. Jangan percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan bisa membantu masuk ke sekolah tertentu," tegas Saipul, di Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).
Dalam pelaksanaannya, kata Saipul, terdapat empat jalur penerimaan di SPMB 2026, diantaranya, jalur domisili, afirmasi, mutasi dan prestasi.
"Pendaftaran SPMB dilakukan secara daring melalui laman resmi spmb.babelprov.go.id. Untuk jalur afirmasi dan prestasi SMA/ SMK telah dibuka mulai 8-11 Juni 2026. Sementara pada 19-24 Juni 2026 untuk SMA jalur domisili dan mutasi, untuk SMK jalur reguler dan mutasi," jelasnya.
Sistem ini, lanjut dia, dirancang agar proses penerimaan murid baru, berjalan lebih tertata, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik. Animo masyarakat, kata Saipul, sangat tinggi, terutama ketika jalur afirmasi dan prestasi dibuka.
"Alhamdulillah, animo masyarakat pada saat pembukaan pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi sangat tinggi. Semua sekolah telah melakukan proses seleksi," ungkapnya.
"Untuk jalur domisili yang baru dibuka pendaftarannya, antusiasnya juga sangat tinggi terutama di sekolah-sekolah pusat kabupaten/kota," tambahnya.
Lebih lanjut menurut Saipul, tingginya minat pendaftar di sejumlah sekolah, dipengaruhi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, serta sistem penerimaan yang mengedepankan pemerataan akses pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Saipul juga mengingatkan seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB, untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas.
Menurut Saipul, proses penerimaan siswa baru yang bersih, akuntabel, transparan dan berkeadilan, merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Orang Tua Senang
Sementara itu, salah satu orang tua calon peserta didik, Meizi Herawati, warga Pangkalpinang, mengaku senang dengan pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 2 (SMADA) Pangkalpinang, karena dinilai transparan, tanpa biaya, serta memiliki tahapan yang jelas.
"Sistem penerimaan di SMADA Pangkalpinang sangat baik, mulai dari tahapan pendaftaran, jalur penerimaan, kuota daya tampung, hingga persyaratan administrasi yang mudah kami pahami," ungkap Meizi.
Untuk diketahui, pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SMA Negeri 2 Pangkalpinang memiliki daya tampung sebanyak 360 siswa, yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel).
Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala SMA Negeri 2 Pangkalpinang Yunisfu mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang mendaftarkan peserta didiknya ke sekolah yang ia pimpin.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan lingkungan belajar di SMAN 2 Pangkalpinang.
"Antusiasme ini jadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap program pendidikan dan lingkungan belajar di SMADA Pangkalpinang. Kami pastikan, seluruh proses SPMB berjalan lancar, transparan, dan akuntabel," tutup Yunisfu.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/IdrisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNoni Hidayat Dorong Anak-anak TK/PAUD Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang Tumbuh Kreatif dan Percaya Diri
PANGKALPINANG — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong anak-anak Kelompok Bermain (KB)/Taman Kanak-kanak (TK) Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang, berperan aktif, kreatif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sebagai sarana mengembangkan bakat, minat dan kepercayaan diri.
Pesan tersebut disampaikan Noni Hidayat saat menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Perpisahan KB/TK Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang di GWK Palace, Selindung Baru, Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).
Menurut Noni, kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu wadah penting bagi anak untuk mengenali potensi diri sejak dini, terlebih saat memasuki jenjang SD. Anak-anak itu, lanjut dia, akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bidang yang diminati.
"Sebagai contoh, di SD Al Azhar Pangkalpinang, misalnya, ada banyak sekali pilihan ekstrakurikulernya yang bisa diikuti sesuai minat dan bakat mereka, mulai dari tari, gitar, panahan, coding, robotik hingga sains. Begitupun dengan sekolah lainnya," jelas Noni Hidayat.
Lebih lanjut, dia menilai, keterlibatan anak dalam kegiatan di luar pembelajaran formal, dapat membantu membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan sosial mereka.
"Ekstrakurikuler ini sangat baik diikuti oleh anak-anak kita. Para orang tua bebas memberikan pilihan bagi anak-anaknya, sebagai cara untuk mengembangkan bakat mereka," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat juga mengapresiasi penampilan para siswa KB/TK Islam Al-Azhar 65 Pangkalpinang, yang tampil penuh percaya diri selama pentas seni berlangsung. Antusiasme dan keberanian anak-anak tampil di atas panggung merupakan hasil kerja sama yang baik antara guru, tenaga pendidik dan orang tua.
"Alhamdulillah, kita lihat tadi anak-anak begitu antusias dan percaya dirinya luar biasa. Itu semua berkat kerja sama guru dan seluruh pendidik yang ada di sekolah," ujarnya.
Noni mengaku bangga melihat kemampuan anak-anak dalam menampilkan berbagai pertunjukan seni di hadapan para orang tua dan tamu undangan.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Kepada orang tua yang sudah hadir melihat penampilan anak-anaknya hari ini juga luar biasa. Penampilan mereka bagus, lucu, menggemaskan dan sangat percaya diri," katanya.
Lebih lanjut, Noni mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
Menurutnya, pengawasan dan pendampingan yang konsisten menjadi kunci agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan terarah.
"Pesannya, kita harus terus mendampingi dan memantau kegiatan anak-anak kita. Perkembangan zaman sekarang menuntut kita untuk lebih ketat mengawasi demi kebaikan anak-anak kita juga," tutupnya.
Perlu diketahui, kegiatan pentas seni dan perpisahan KB/TK Islam Al-Azhar 65 Pangkalpinang ini berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas siswa sebagai penutup masa pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang SD.
Acara tersebut, turut dihadiri Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, beserta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Dina/YudhistiraEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Aksi Bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Noni Hidayat Sebut Langkah Konkret untuk Generasi Mendatang
PANGKALPINANG – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar olahraga bersama, aksi bersih-bersih pantai dan bhakti sosial, di Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut, digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026
Dalam sambutannya, Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat luas, tentang pentingnya menjaga ekosistem pantai.
Noni Hidayat berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai.
“Ini merupakan sebuah langkah konkret dalam memastikan laut tetap bersih untuk diwariskan kepada generasi mendatang,” ucap Noni Hidayat.
“Pagi hari ini, pasir padi lumayan ya banyak sampahnya. yang dari laut kebawa karena ombak ke pesisir. Jadi pas sekali kita bersih-bersih,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, Juliana, mendorong Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan dan perawatan Pantai Pasir Padi sebagai salah satu destinasi wisata andalan daerah.
Menurut dia, keberadaan Pantai Pasir Padi memiliki nilai strategis karena menjadi satu-satunya pantai yang berada di kawasan perkotaan Pangkalpinang.
"Pasir Padi merupakan satu-satunya pantai yang ada di tengah Kota Pangkalpinang. Ayo berikan perhatian lebih, harus terus dirawat dan dibersihkan supaya tetap cantik," kata Juliana.
Acara tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan diikuti puluhan peserta, yang terdiri dari jajaran anggota Persit KCK, PKK, instansi terkait, hingga masyarakat setempat.
Dalam Kegiatan bertajuk “Aksi 1 Langkah, Olahraga untuk Tubuh dan Bumi, Laut Bersih Warisan untuk Anak Cucu” itu, para peserta tampak antusias menyisir kawasan pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari ekosistem pesisir.
Turut hadir dalam acara tersebut, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: IbnuFotografer: Ibnu/FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaBKOW Babel Bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Noni Hidayat Tegaskan Kolaborasi Modal Penting
PANGKALPINANG — Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan mengampanyekan aksi kolektif pelestarian lingkungan pesisir melalui kegiatan bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan bertajuk “Aksi 1 Langkah, Olahraga untuk Tubuh dan Bumi, Laut Bersih Warisan untuk Anak Cucu” itu diawali dengan senam dan olahraga bersama, yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB.
Setelahnya, puluhan peserta melakukan aksi pungut sampah di sepanjang bibir Pantai Pasir Padi. Para peserta tampak menyisir kawasan pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari ekosistem pesisir.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan laut dan pantai.
Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini sengaja dikemas dengan memadukan kampanye kesehatan dan aksi nyata pelestarian alam.
Menurut dia, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat silaturahmi, saling mengenal, saling mendukung antarorganisasi, sekaligus mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan,” kata Noni Hidayat.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel itu menegaskan, kolaborasi antarorganisasi menjadi modal penting dalam mendorong gerakan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Noni Hidayat melanjutkan, selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga membawa pesan bahwa kebersihan laut dan pantai merupakan warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, Juliana, menilai aksi bersih pantai merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi pencemaran sampah, terutama sampah plastik yang masih menjadi persoalan di kawasan pesisir.
“Semoga melalui kegiatan ini bisa mengurangi polusi sampah plastik di Pantai Pasir Padi,” harap Juliana.
Kegiatan itu dihadiri jajaran Persit KCK Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, pengurus TP-PKK Babel, instansi terkait, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: IbnuFotografer: Ibnu/FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
