Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Kenalkan Seni Budaya Sejak Dini, Bunda PAUD Babel Inisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara
PANGKALPINANG — Wujud nyata Bunda PAUD bersama Kelompok Kerja (Pokja) PAUD, dalam memperkenalkan seni dan budaya sejak dini ke anak-anak PAUD di Negeri Serumpun Sebalai, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menginisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara.
Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Babel pada Kamis (11/6/2026) pagi itu, diikuti anak-anak PAUD se-Provinsi Babel.
Adapun Lomba Mewarnai, diikuti 15 peserta, yang mana masing-masing Kabupaten/Kota mengirimkan 3 perwakilan peserta.
Sementara Lomba Tari Kreasi Nusantara, diikuti 5 tim penari cilik terbaik bentukan sekolah, yang mewakili masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Babel.
Noni Hidayat, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan pengenalan budaya nusantara sejak usia dini.
"Kegiatan ini, menjadi ruang kreativitas dan salah satu langkah strategis dalam upaya membentuk karakter dan masa depan anak," kata Noni Hidayat.
Menurut dia, kegiatan positif ini, dapat dijadikan sebagai momentum bagi sekolah dan anak-anak PAUD di Provinsi Kepulauan Babel, untuk unjuk kemampuan terbaik, mengembangkan bakat dan kreativitas, serta menstimulasi kepercayaan diri dan membangun karakter yang unggul sejak dini.
"Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara, merupakan cara kami untuk mengenalkan budaya Indonesia ke anak-anak. Semoga bisa menciptakan talenta-talenta baru, yang mencintai seni dan budaya Indonesia maupun daerah," tutupnya.
Halaman Kantor Gubernur Babel kian ramai, karena kegiatan ini digelar berbarengan dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD dan Pokja dari 5 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Babel serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Saipul Bakhri.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinanFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNoni Hidayat Dorong Masyarakat Desa Kayu Besi Tak Sungkan Laporkan Persoalan Sosial ke Posyandu
PANGKALPINANG — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong masyarakat Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, memanfaatkan Posyandu sebagai ruang menyampaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan mereka.
Pesan tersebut disampaikan Noni Hidayat, saat meninjau Posyandu Duku Desa Kayu Besi, Rabu (10/6/2026).
Menurut dia, Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
"Jangan sungkan menyampaikan berbagai persoalan penting yang terjadi di masyarakat kepada Posyandu. Misalnya ada anak putus sekolah atau persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian bersama," kata Noni.
Dalam kunjungan itu, Noni Hidayat menilai, Posyandu Duku telah menjalankan Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) Posyandu dengan baik, yang mana seluruh aspek pelayanan dasar telah berjalan sesuai ketentuan.
"Saya melihat 6 SPM di Posyandu Duku sudah terpenuhi dan dijalankan dengan baik. Semoga ke depan pelayanan yang diberikan semakin maksimal," ujarnya.
Noni Hidayat juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Kayu Besi dalam memberikan perhatian kepada warganya. Ia mengaku telah memastikan langsung informasi mengenai bantuan rutin yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil hingga lanjut usia (lansia).
"Tadi saya bertanya langsung kepada warga dan ternyata memang benar bantuan ke masyarakat diberikan setiap bulan. Terima kasih kepada Kepala Desa yang terus memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat.
Menurut Noni Hidayat, langkah tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel yang mengutamakan pemanfaatan anggaran untuk kepentingan masyarakat.
"Apa yang dilakukan pak Kades ini, sejalan dengan pesan pak Gubernur, uang rakyat kembali ke rakyat," ucapnya.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu menegaskan, Pemerintah Provinsi Babel terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Setiap persoalan yang disampaikan, kata dia, akan dicarikan solusi secara bersama-sama sesuai aturan dan kebutuhan yang ada.
"Silakan memberikan masukan. Pemerintah daerah, khususnya Pak Gubernur, sangat terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Setiap permasalahan akan kita carikan solusi terbaik bersama," ujarnya.
Selain mengunjungi Posyandu Duku, Noni Hidayat juga mengunjungi mobil perpustakaan keliling. Dalam kesempatan itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Babel itu, mengajak anak-anak Desa Kayu Besi untuk rajin belajar dan aktif membaca.
"Di sini ada mobil perpustakaan keliling. Mereka menghadirkan MBG (Membaca Buku Gratis). Silakan dimanfaatkan ya. Tetap rajin sekolah dan aktif membaca," pesan Noni Hidayat, kepada anak-anak desa setempat.
Sementara itu, Kepala Desa Kayu Besi, Yohanes Tamaela, menegaskan pemerintah desa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan siap menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan warga.
"Berbagai persoalan, seperti stunting, peningkatan minat baca anak, hingga remaja putus sekolah, kami serap dan hadirkan solusinya lewat posyandu," kata Yohanes.
"Sebagai pelayan masyarakat, kami siap mendengarkan dan menindaklanjuti setiap keluhan maupun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat," sambungnya.
Menurut dia, dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah menjadi motivasi bagi perangkat desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Meski demikian, pelaksanaan program tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta ketentuan yang berlaku.
"Terima kasih Ibu Noni, sudah berkunjung ke Desa dan Posyandu kami. Kunjungan ibu hari ini, menjadi motivasi bagi kami untuk semakin maksimal melayani masyarakat," tutupnya.
Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat turut menyapa warga yang hadir, mulai dari anak-anak hingga lansia. Ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa seragam dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Desa Kayu Besi.
Selain itu, bantuan berupa susu dan sayuran juga disalurkan kepada masyarakat, termasuk ibu hamil, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga dan kesehatan ibu serta anak di desa tersebut.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Dina/YudhistiraEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaDisambut Pedang Pora hingga Ikut Menari, Bunda PAUD Noni Hidayat Puji Kreativitas Siswa di LKS-FLS3N Babel
PANGKALPINANG —Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani menyambut baik Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus sebagai upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan berdaya saing.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembukaan LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Babel, Andri Nurtito, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026).
Menurut Noni, pelaksanaan Kegiatan LKS, FLS3N, serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus ini dinilai menjadi langkah strategis dalam upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan, memperluas pengetahuan, serta menumbuhkan jiwa kompetitif dan inovatif di kalangan peserta didik.
"Kegiatan ini sangat positif, karena memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengembangkan kreativitas, serta membangun karakter yang unggul dan berdaya saing," ujar istri Gubernur Babel ini.
Noni berharap ajang LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dapat menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik Babel yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kompetisi.
Kehadiran Bunda PAUD Babel Noni Hidayat ke lokasi LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus 2026 mendapatkan sambutan meriah dari para peserta LKS, FLS3N dan Gelar Produk Unggulan, termasuk dari siswa-siswi.
Bahkan para siswa menyambut kedatangan Ketua TP PKK Babel bersama Staf Ahli, Unsur Forkopimda dan undangan terkait lainnya itu, dengan barisan Pedang Pora.
Tak sampai disitu, Noni Hidayat pun diajak menari bersama oleh sekelompok penari yang sedang melakukan atraksi dalam acara pembukaan event akbar Provinsi Babel yang digelar setiap tahun tersebut.
Bunda PAUD Noni Hidayat dalam ajang bergengsi bagi siswa-siswi SMK se-Babel tersebut tidak lupa menyampaikan pujian atas kreativitas para siswa yang terlibat di dalam LKS-FLS3N Babel 2026.
Senang Ikut Terlibat
Salah seorang peserta dari SMKN 1 Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Destiriani, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
Di stand SMKN 1 Pangkalanbaru itu, dia bersama siswa sekolahnya menjual produk kuliner berupa Mie Ayam Beluluk yang merupakan hasil olahan dan inovasi siswa di kelasnya.
"Kami menjual Mie Ayam Beluluk yang dipercaya dapat membantu memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh," ujar Destiriani.
Menurutnya, keikutsertaan dalam gelar produk unggulan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar berwirausaha, melatih kemampuan komunikasi, serta mengenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.
"Melalui kegiatan ini kami bisa belajar bagaimana memasarkan produk, melayani konsumen, dan meningkatkan kepercayaan diri. Kami juga bangga bisa memperkenalkan hasil karya sekolah kepada masyarakat," ujarnya.
Perlu diketahui, jumlah peserta LKS diikuti sebanyak 278 orang, FLS3N sebanyak 169 orang serta para peserta gelar produk unggulan.
Di hari pertama lomba, para siswa tampak bersemangat berkompetisi untuk meraih prestasi dalam LKS dan FLS3N serta mempromosikan hasil karya, mulai dari produk kuliner, kerajinan tangan, hingga inovasi teknologi sederhana yang dikembangkan di sekolah masing-masing.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Genjot Kualitas SDM, Pemprov Babel Resmi Buka LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan 2026
PANGKALPINANG — Langkah nyata terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) untuk menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing di Babel.
Salah satunya melalui gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus tahun 2026, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Babel.
Pemprov Babel pun secara resmi membuka hajatan akbar tahunan tingkat Provinsi Babel (LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan 2026) yang berlangsung 9-12 Juni 2026 itu, Selasa (9/6/2026) siang.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Babel, Andri Nurtito menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.
“Ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing. Dunia kerja saat ini semakin kompetitif, sementara perkembangan teknologi menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri," ujarnya.
Pada ajang LKS yang mengusung tema “Talenta Vokasi Memajukan Bangsa”, Pemprov, katanya, berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menjadi inovator dan pemimpin masa depan.
Kegiatan LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus ini, dijelaskannya, menjadi salah satu bentuk komitmen Pemprov Babel dalam mendukung pengembangan talenta peserta didik, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
"Kehadiran dunia usaha dan dunia industri menjadi langkah penting, agar pendidikan vokasi semakin selaras dengan kebutuhan lapangan kerja," ucapnya.
Kepada seluruh peserta, Gubernur menyampaikan pesan motivasi, bahwa setiap siswa yang hadir merupakan pribadi-pribadi terbaik yang telah menunjukkan kemampuan, semangat, dan karakter luar biasa.
"Kalian semua adalah juara. Kehadiran kalian di sini membuktikan bahwa kalian memiliki semangat, kemampuan, dan karakter yang luar biasa," pesan Gubernur Hidayat.
Selain LKS, pada kesempatan yang sama juga digelar FLS3N yang mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni dan sastra sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa.
Melalui FLS3N, para siswa didorong untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadikan seni budaya sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter serta identitas bangsa.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Saipul Bakhri menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembangkan potensi, keterampilan dan kreativitas di berbagai bidang kompetensi secara luring dan daring dalam menyeleksi siswa pendidikan menengah dan pendidikan khusus untuk ke tingkat nasional.
Pembukaan kegiatan yang akan berlangsung mulai 9-12 Juni 2026 ini, turut dihadiri Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, Kepala Perangkat Daerah, para Kepala Sekolah se-Babel dan undangan lainnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSosialisasikan DASMONEV KIPer, Pemprov Babel Instruksikan OPD Jadikan Pengelolaan Informasi Budaya Kerja Baru
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dashboard Monitoring dan Evaluasi Kinerja Informasi Publik Terintegrasi (DASMONEV KIPer).
Kegiatan berlangsung di Ruang Tanjung Pesona, Lantai I Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026) tersebut, dibuka oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Elius Gani, mewakili Pj. Sekda Fery Afriyanto, dan diikuti perwakilan administrator, pengelola daftar informasi publik, atau operator dari 12 PPID Pelaksana (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemprov Babel.
Elius Gani, saat membacakan sambutan Pj Sekda Fery Afriyanto menuturkan, DASMONEV KIPer hadir sebagai jawaban taktis atas sumbatan komparasi data dan monitoring yang selama ini dihadapi.
Elius Gani melanjutkan, melalui sistem yang terintegrasi ini, proses pemantauan pemutakhiran data informasi publik dari PPID pelaksana di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat dipantau secara realtime.
"Atas nama pemerintah daerah, kami menyambut baik, mengapresiasi dan mendukung penuh aplikasi DASMONEV KIPer," ucap Elius Gani.
Dalam kesempatan itu, Elius Gani menyampaikan, Pemprov Babel menginstruksikan kepada PPID Pelaksana, untuk meningkatkan koordinasi internal, serta menjadikan kehadiran DASMONEV KIPer sebagai budaya kerja baru.
"Jangan melihat pengisian DASMONEV KIPer sebagai beban kerja tambahan, melainkan sebagai alat bantu (tool) untuk mempermudah dan mempercepat kinerja pelayanan informasi kita kepada masyarakat," tuturnya.
"Mari kita jadikan aplikasi DASMONEV KIPer ini sebagai lompatan digital (digital leap) dalam mewujudkan Bangka Belitung yang informatif, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ajaknya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa yang ditemui usai pembukaan kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan kebutuhan sekaligus tuntutan zaman dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, terpercaya dan transparan.
Menurut Eko, inovasi yang dihadirkan Diskominfo Babel yakni aplikasi DASMONEV KIPer menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan digitalisasi yang terus berkembang.
"Kami berharap inovasi ini dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah. Tanpa dukungan dan komitmen bersama, keterbukaan informasi publik hanya akan menjadi wacana. Karena itu, kolaborasi seluruh perangkat daerah sangat diperlukan agar pelayanan informasi dapat berjalan optimal," ujar Eko.
Ia menegaskan, Pemprov Babel berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam aspek keterbukaan informasi.
"Pesan Pak Gubernur sangat jelas, yakni terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama keterbukaan informasi. Aplikasi DASMONEV KIPer menjadi salah satu jawaban konkret untuk mewujudkan komitmen tersebut," tandasnya.
Eko menjelaskan, melalui sistem yang terintegrasi, setiap permohonan informasi publik diharapkan dapat diproses lebih cepat, terkoordinasi dan memberikan umpan balik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.
"Kami optimistis seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan langkah dengan tujuan besar yang dicanangkan Pak Gubernur, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka, responsif dan akuntabel," ucapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam memahami ruang lingkup tugas, tanggung jawab, serta standar pelayanan informasi publik yang berkualitas.
"Aplikasi DASMONEV KIPer merupakan bentuk optimalisasi pelayanan informasi publik yang dibangun bersama. Semakin kuat dukungan perangkat daerah, semakin baik pula kualitas keterbukaan informasi yang dapat dirasakan masyarakat," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita“Senam Berani” Bersama Ratusan Ibu-Ibu di Care Free Day Dealova, Noni Hidayat Ajak Masyarakat Aktif Berolahraga
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bersama Honda Babel, menggelar Senam Berani (Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni), di care free day Taman Dealova Pangkalpinang, Minggu (7/6/2026) pagi.
Senam tersebut, diikuti dengan antusias oleh Ketua dan Pengurus TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, ratusan ibu-ibu dan masyarakat Pangkalpinang.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat sebelum senama dimulai, mengajak Pengurus PKK dan masyarakat membiasakan diri hidup aktif, salah satunya rutin berolahraga.
"Olahraga tidak harus mahal atau berat. Kita bisa memulainya dengan jalan pagi dan “Senam Berani” yang merupakan salah satu inovasi saya untuk masyarakat Babel," ujar Noni Hidayat.
Menurut dia, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang untuk menggerakan tubuh agar sehat dan bugar, akan tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memupuk kebersamaan dan menjaga kekompakan diantara seluruh masyarkat dan Pengurus PKK.
Lebih lanjut, Noni Hidayat mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai rutinitas untuk mewujudkan keluarga Indonesia dan Babel yang sehat, serta berkualitas.
"Saya yakin dan percaya, dalam tubuh yang sehat akan menciptakan jiwa yang kuat, sehingga dapat tercipta keluarga yang bahagia dan sejahtera," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan riang gembira.
"Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluriuh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Kepada seluruh masyarkat, selamat berolahraga, mari kita ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan riang gembira," tutupnya.
Selain senam berani, kegiatan turut dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan sales exhibition.
Usai senam, Noni Hidayat menyempatkan diri berkeliling ke stand UMKM dan belanja sejumlah produk UMKM yang berada di lokasi acara.
Dalam kesempatan yang sama, Noni Hidayat juga sempat mencicipi jamu yang dijajakan di lokasi acara dan mengucapkan selamat memperingati Hari Jamu Nasional.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Jo Fandi/DinaEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNaik Motor ke Lokasi Penanaman Mangrove, Aksi Gubernur Hidayat dan Istri Curi Perhatian Warga
BANGKA TENGAH - Suasana berbeda mewarnai rangkaian kegiatan Penanaman Mangrove dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Desa Bhaskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026).
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani bersama Ketua TP PKK, Noni Hidayat Arsani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memilih menggunakan sepeda motor untuk menuju lokasi penanaman mangrove, yang berlokasi di kawasan pesisir desa tersebut.
Sebelum tiba di lokasi penanaman, rombongan Gubernur Hidayat bersama Ketua TP PKK mencuri perhatian warga saat melewati jalan dari Kantor Gubernur di Pangkalpinang, Desa Namang hingga perkebunan warga.
Kehadiran Gubernur dan Ketua TP PKK Babel yang membaur bersama masyarakat pagi itu, mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Momen itu, mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan program pelestarian lingkungan.
Ketua TP PKK Noni Hidayat Arsani, tampak antusias mengikuti perjalanan menuju lokasi bersama para peserta kegiatan.
Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat, kader PKK, pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai elemen lainnya.
Perjalanan menggunakan sepeda motor juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ruh dari gerakan PKK.
Tidak ada sekat antara pemerintah dan masyarakat, seluruh peserta bergerak bersama menuju satu tujuan, yakni menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove.
Setibanya di lokasi, Gubernur Hidayat Arsani, Noni Hidayat Arsani serta unsur Forkopimda langsung mengikuti kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat.
"Hari ini, kami bersama ibu Noni, jajaran Forkopimda dan para kepala OPD, ke lokasi penanaman mangrove di Baskara Bhakti menggunakan motor, tujuannya efisiensi dan menghemat penggunaan BBM, sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat," terang Gubernur Hidayat.
Kegiatan penanaman mangrove, kata dia, menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.
"Mangrove jadi salah satu penopang kehidupan masyarakat pesisir dan aset penting bagi keberlanjutan lingkungan serta pariwisata daerah, serta menjadi habitat sejumlah flora dan fauna," ucapnya.
"Mari jaga pohon-pohon mangrove yang sudah ditanam, terus dirawat dan dipelihara agar bermanfaat nyata bagi masyarakat," ajaknya.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Babel bersama TP PKK tidak hanya mengajak masyarakat untuk menanam mangrove, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian fan tanggung jawab bersama, dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi yang akan datang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
TP-PKK Babel Tanam 1000 Mangrove di Desa Baskara Bhakti, Noni Hidayat Tekan Peran Keluarga
BANGKA TENGAH — Langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan alam, kini digencarkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Pelaksanakan Penanaman Mangrove 1000 pohon mangrove, di Desa Bhaskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026) tersebut dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani yang memimpin kegiatan penghijauan itu bersama Gubernur Hidayat Arsani dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi menjadi simbol kesadaran kolektif, untuk menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.
“Penanaman mangrove bersama, adalah momentum bagi kita semua untuk bangkit dan peduli terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mempererat semangat gotong royong, demi masa depan yang lebih aman dan sejahtera,” ujar Noni Hidayat.
Noni Hidayat menekankan peran keluarga sangat penting dalam membangun budaya cinta lingkungan. Karena itu, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak di tengah masyarakat untuk menanamkan kesadaran menjaga alam sejak dini.
“PKK memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan di tingkat keluarga. Melalui keluarga yang peduli lingkungan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA), serta mengelola sampah secara bijak sehingga memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan.
"Terima kasih dan apreaiasi, kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng), dunia usaha, kelompok masyarakat serta seluruh relawan yang sudah berpartisipasi di kegiatan ini," tuturnya.
Kegiatan ini, turut dihadiri oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani. Dalam sambutannya, Hidayat menekankan tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove, sebagai benteng alami pesisir, sekaligus penyangga kehidupan masyarakat.
Menurut Hidayat, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, yakni “Terinspirasi dari Alam, untuk Iklim, untuk Masa Depan”, menjadi pengingat bahwa bumi merupakan titipan bagi generasi yang akan datang.
Lebih lanjut, Hidayat menggambarkan mangrove sebagai simbol ketangguhan dan kebersamaan, yang mampu melindungi pesisir dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, serta berperan besar dalam menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
"Terima kasih kepada TP-PKK Babel yang sudah menggelar kegiatan ini. Menjaga mangrove, berarti menjaga kesejahteraan masyarakat. Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan Babel,” tutup Hidayat.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
